Jelang 17 Agustus, ASN Papua Tengah Diingatkan Perkuat Integritas
- 16 Agt 2026 10:41 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia didorong menjadi refleksi bagi aparatur sipil negara (ASN) di Papua Tengah untuk memperkuat integritas, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Tengah, H. Tumiran, dalam pengajian ASN dan non-ASN yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah di Nabire.
Tumiran menilai nilai kemerdekaan perlu diwujudkan dalam sikap dan tanggung jawab aparatur saat menjalankan tugas. Menurutnya, ASN harus tetap menjaga kekompakan, loyalitas, dedikasi, dan disiplin dalam kondisi apa pun, termasuk ketika tidak lagi menduduki jabatan tertentu.
Ia menegaskan, jabatan dalam pemerintahan merupakan bagian dari dinamika sehingga perubahan posisi tidak semestinya memengaruhi sikap profesional dan tanggung jawab seorang ASN.
“Walaupun secara struktural mungkin kita tidak diberikan tugas jabatan, misalnya eselon, tetapi kita harus bisa tetap loyal dan ikhlas dalam melayani,” katanya.
Tumiran juga mengingatkan ASN agar tidak menjadikan perubahan jabatan sebagai alasan untuk mengabaikan tugas dan kedisiplinan. Menurutnya, setiap aparatur memiliki kesempatan yang sama untuk menjalankan pengabdian sesuai tanggung jawab yang diberikan.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire, KH. Rohimin Abdurrahman, dalam ceramahnya mengingatkan bahwa rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui perbuatan.
“Syukur tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk perbuatan,” ujar Rohimin.
Rohimin mengaitkan pesan tersebut dengan perjuangan masyarakat dalam menghadapi penjajahan. Ia mencontohkan kisah penggunaan bambu runcing sebagai bagian dari perjuangan melawan penjajah, yang menurutnya menunjukkan pentingnya ikhtiar, kebersamaan, dan doa dalam menghadapi tantangan.
Pengajian tersebut mengangkat tema “Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan dengan Memperkuat Iman, Integritas, dan Semangat Pengabdian" dan diadakan di Islamic Center Nabire, pada Kamis 13 Agustus 2026. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan seremoni, tetapi juga bagaimana setiap individu mengisi kemerdekaan melalui kontribusi positif.
Bagi ASN, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara bertanggung jawab, menjaga integritas, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
Momentum 17 Agustus pun diharapkan menjadi ruang refleksi bagi aparatur untuk memperkuat komitmen pengabdian dan menjadikan kemerdekaan sebagai dorongan untuk memberikan kinerja terbaik bagi pembangunan Papua Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....