Dinkes Papua Tengah Dorong Puskesmas Lebih Dekat dengan Masyarakat

  • 29 Agt 2026 08:44 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mendorong penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) agar Puskesmas mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah diakses, terintegrasi, dan berkesinambungan bagi masyarakat.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi ILP pada delapan Puskesmas lokus yang tersebar di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah pada 26 hingga 29 Agustus 2026.

Implementasi ILP diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer dengan pendekatan berdasarkan siklus hidup. Dengan pendekatan tersebut, pelayanan diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat mulai dari kelompok bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

Melalui ILP, Puskesmas diharapkan tidak hanya menunggu masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Puskesmas juga didorong mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi serta menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan kesehatan sepanjang siklus hidup.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus Chan, mengarahkan pelaksanaan Monev, yang dikoordinasikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Yan Tenouye, S.KM. Evaluasi dilakukan untuk melihat secara langsung penerapan ILP di tingkat Puskesmas.

Aspek yang menjadi perhatian dalam Monev antara lain pelayanan berdasarkan siklus hidup, integrasi pelayanan, tata kelola, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pencatatan dan pelaporan, hingga keterlibatan masyarakat.

Delapan Puskesmas yang menjadi lokus masing-masing adalah Puskesmas Topo, Wanggar, Moanemani, Wahgete, Enarotali, Bilogai, Sinak, dan Mulia. Lokus tersebut dipilih untuk memberikan gambaran penerapan ILP pada berbagai karakteristik wilayah dan kondisi pelayanan kesehatan di Papua Tengah.

Penguatan ILP juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hasil Monev nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi dan strategi tindak lanjut untuk memperkuat implementasi ILP. Harapannya, ILP tidak berhenti sebagai penerapan kebijakan di Puskesmas, tetapi mampu menghadirkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, terintegrasi, dan mudah dijangkau seluruh masyarakat Papua Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....