Batik Air Masuk Nabire, Dorong Efisiensi Logistik dan Akselerasi Ekonomi Pateng
- 23 Apr 2026 14:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire — Kehadiran maskapai Batik Air di Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Kamis 23 April 2026, tidak hanya menambah pilihan penerbangan, tetapi juga dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong efisiensi logistik dan percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan dibukanya rute penerbangan Nabire–Ambon, yang terhubung ke kota-kota besar seperti Jakarta, Makassar, dan Surabaya, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diproyeksikan menjadi lebih cepat dan terjangkau. Selama ini, keterbatasan frekuensi penerbangan kerap menjadi kendala utama dalam arus logistik dan pergerakan penumpang di Papua Tengah.
Penerbangan Batik Air dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu, dengan waktu kedatangan di Bandara Douw Aturure Nabire pukul 09.35 WIT. Penambahan frekuensi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut sekaligus menekan antrean tiket yang sering terjadi pada periode tertentu.
Peresmian operasional ditandai dengan pendaratan perdana pesawat Batik Air yang disambut water salute, sebagai simbol resmi dimulainya layanan maskapai tersebut di Nabire.
Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, Silwanus Sumule, ditegaskan bahwa penguatan konektivitas menjadi kunci dalam mendorong kemandirian dan daya saing daerah.
“Dengan resminya operasional rute ini, kita kini terhubung langsung melalui rute Nabire–Jakarta dan Nabire–Makassar via Ambon. Ini adalah langkah strategis yang akan memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan menyatukan detak jantung ekonomi Papua Tengah dengan pusat-pusat pertumbuhan nasional.”

Ia juga menyebutkan, posisi geografis Nabire yang strategis akan dimaksimalkan sebagai penghubung utama (airline hub) di wilayah tengah Papua, guna mempercepat pergerakan orang dan barang secara lebih merata.
Sementara itu, pihak manajemen Batik Air menyatakan bahwa pembukaan rute ke Nabire didasari oleh besarnya potensi ekonomi daerah serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara yang andal.
“Maskapai berkomitmen untuk menghadirkan standar pelayanan terbaik dengan armada yang modern dan awak kabin yang profesional,” ujar perwakilan manajemen.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan pihak maskapai, yang dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensi investasi daerah. Ke depan, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan infrastruktur pendukung, serta menciptakan iklim transportasi dan investasi yang kondusif.
Dengan beroperasinya Batik Air di Nabire, diharapkan aktivitas ekonomi daerah dapat bergerak lebih cepat, didukung oleh distribusi logistik yang semakin efisien serta konektivitas yang kian terbuka antarwilayah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....