Jaga Layanan Energi, Distribusi Minyak Tanah Bersubsidi Mimika Diperkuat

  • 29 Mar 2026 12:36 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika— Upaya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat terus dilakukan, terutama pada momentum meningkatnya kebutuhan seperti hari besar keagamaan. Distribusi tambahan minyak tanah bersubsidi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal dan kebutuhan warga terpenuhi.

Ketersediaan energi rumah tangga masih menjadi aspek penting, khususnya di wilayah yang bergantung pada minyak tanah sebagai bahan bakar utama. Untuk itu, penyaluran tambahan dilakukan secara bertahap dan terjadwal guna menjaga stabilitas pasokan sekaligus menghindari kelangkaan di lapangan.

Sales Branch Manager Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, mengatakan distribusi tambahan dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga akses energi masyarakat. Selain memastikan ketersediaan, pihaknya juga berupaya menjaga harga tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah agar tetap terjangkau.

“Distribusi tambahan ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama pada momen meningkatnya aktivitas. Kami juga menjaga agar harga tetap sesuai ketentuan pemerintah sehingga tetap terjangkau,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kualitas layanan menjadi perhatian utama. Kendala teknis seperti alat ukur yang belum sesuai standar sempat ditemukan di lapangan, namun segera diatasi dengan penggunaan alat ukur yang telah ditera agar takaran tetap akurat dan sesuai ketentuan.


Koordinasi antara penyedia energi, pemerintah daerah, dan agen penyalur menjadi kunci dalam menjaga kelancaran distribusi. Pembagian wilayah layanan dilakukan untuk memastikan setiap titik distribusi mendapatkan pasokan secara merata dan tepat sasaran.

Kepala Agen Minyak Tanah Hiswana Migas Mimika, Willem Naa, menyebut distribusi energi bersubsidi pada momen hari besar keagamaan merupakan program rutin yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat.

“Distribusi ini sudah menjadi program rutin, terutama saat hari besar keagamaan. Yang penting adalah ketepatan jadwal dan jumlah, karena kalau tidak sesuai bisa menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap harga yang telah ditetapkan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan energi.

Melalui distribusi tambahan ini, pelayanan energi diharapkan tetap andal, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi antara penyedia energi, pemerintah, dan agen penyalur menjadi kunci agar energi bersubsidi benar-benar hadir sebagai layanan publik yang adil dan berkelanjutan.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....