Pemuda Papua Soroti Ketimpangan, Minta Pembangunan Mimika Lebih Merata

  • 29 Mar 2026 09:26 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, MIMIKA — Ketua Aliansi Pemuda Papua (APA), Elius Wenda, menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika agar dapat berperan sebagai “orang tua” bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun sikap organisasi, saat di temui awak media pada hari jumat 27 maret 2026.

Menurut Elius, pemerintah tidak seharusnya memandang negatif organisasi yang bersikap kritis. Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan oleh pemuda dan masyarakat merupakan bagian dari kepedulian terhadap jalannya pemerintahan.

“Pemerintah sebagai orang tua harus merangkul semua pihak, termasuk organisasi yang kritis. Jangan melihat kami sebagai pihak yang selalu menentang, tetapi lihat niat kami untuk bersama-sama membangun daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang dialog antara pemerintah dengan organisasi kepemudaan. Dengan komunikasi yang baik, menurutnya, berbagai gagasan dan pemikiran dapat disatukan demi mendukung program pembangunan yang sejalan dengan visi dan misi kepala daerah.

Lebih lanjut, Elius berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa terpinggirkan di atas tanahnya sendiri. Ia meminta pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan publik di kantor-kantor pemerintahan.

Di sisi lain, Elius menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika selama satu tahun terakhir. Ia menilai adanya transparansi melalui pemaparan kinerja pemerintah kepada publik sebagai langkah positif yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Kami melihat ada kemajuan. Presentasi capaian kinerja yang dilakukan pemerintah merupakan hal baru dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan keterbukaan kepada masyarakat,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama terkait pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman seperti Alama, Arwano, dan Banti.

Menurutnya, akses transportasi seperti lapangan terbang (lapter) sangat penting untuk mendukung sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Elius juga menyoroti persoalan pengangguran yang dinilai masih tinggi, khususnya di kalangan Orang Asli Papua (OAP). Ia mendorong pemerintah untuk membuka lebih banyak lapangan kerja serta menyediakan pelatihan keterampilan guna memberdayakan generasi muda, termasuk para sarjana Papua.

“Perlu ada pelatihan dan pemberdayaan agar anak-anak daerah bisa mandiri dan memiliki pekerjaan. Ini penting untuk masa depan mereka,” tambahnya.

Secara umum, Elius mengaku cukup puas dengan kinerja pemerintah dalam satu tahun terakhir, namun ia berharap ke depan pembangunan dapat lebih merata antara wilayah pesisir dan pegunungan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah harus memberi perhatian yang seimbang kepada seluruh wilayah, sehingga tidak terjadi kesenjangan pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Ke depan, kami berharap pemerintah lebih fokus juga ke wilayah pegunungan agar pembangunan benar-benar merata dan dirasakan semua masyarakat,” tutupnya.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....