Polda Papua Tengah Bentuk Tim Khusus Usut Pengeroyokan Personel Polsek Kamu
- 30 Sep 2026 19:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Dogiyai - Kepolisian Daerah Papua Tengah bergerak cepat menindaklanjuti kasus pengeroyokan terhadap personel Polsek Kamu, Polres Dogiyai, Aipda Agus Sugianto.
Sebagai langkah awal pengungkapan kasus, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Tengah Kombes Pol Asep Sayidi Wijaya turun langsung memimpin tim khusus ke lokasi kejadian, Rabu, 30 September 2026.
Kehadiran Dirreskrimum di lapangan merupakan tindak lanjut atas perintah Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menyusul aksi penyerangan terhadap Aipda Agus yang dilakukan oleh empat orang tak dikenal.
Pelaksana Tugas Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung mengatakan, tim yang dipimpin Dirreskrimum telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan di lokasi kejadian.

Menurut Henry, tim melakukan olah tempat kejadian perkara, mendalami kronologi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa tersebut.
“Pak Dirreskrimum bersama tim langsung melakukan olah TKP, mendalami kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan tambahan dari para saksi,” ujar Henry.
Ia menjelaskan, proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku sekaligus mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Kepolisian, kata Henry, juga terus melakukan upaya pengejaran terhadap para pelaku agar dapat segera diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum.
“Polri akan berupaya mengungkap dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.
Selain memimpin penyelidikan, Kombes Pol Asep Sayidi Wijaya juga memberikan arahan kepada personel yang bertugas di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama saat menjalankan tugas di wilayah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.
Kasus tersebut bermula ketika Aipda Agus Sugianto dalam perjalanan dari rumah menuju Mapolsek Kamu dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di sekitar gapura dekat SMA Negeri 2 Moanemani, Kampung Mauwa, Distrik Kamu, korban diduga tiba-tiba dihadang oleh empat orang tidak dikenal.
Para pelaku diduga membawa senjata tajam jenis samurai. Aipda Agus sempat berupaya menghindari serangan, namun dua orang di antaranya diduga langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
Serangan tersebut mengakibatkan Aipda Agus mengalami luka pada bagian tangan hingga terjatuh di badan jalan. Dalam kondisi tersebut, para pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menyerang bagian tubuh korban, termasuk tangan dan kaki.
Setelah kejadian, korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Paniai, Kabupaten Paniai.
Polda Papua Tengah memastikan proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....