Tiga Petugas Pemerintah Jadi Korban, Koops Habema kejar Pelaku Penembakan
- 12 Sep 2026 16:44 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Koops TNI Habema menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penembakan terhadap tiga petugas pemerintah di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu 12 September 2026.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena para korban diketahui sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menindaklanjuti kejadian itu, Koops TNI Habema bersama aparat terkait melakukan langkah pengamanan di wilayah sekitar lokasi kejadian.

Selain pengamanan, aparat juga melakukan pendalaman terhadap kronologi peristiwa serta pengejaran terhadap para pelaku guna mendukung proses penegakan hukum.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan perlindungan masyarakat dan keberlangsungan pelayanan publik menjadi prioritas dalam penanganan kejadian tersebut.
"Kami prihatin atas kejadian yang menimpa tiga petugas pemerintah. Mereka hadir untuk melayani masyarakat dan seharusnya dapat menjalankan tugas dengan aman," ujarnya.
Menurutnya, Koops TNI Habema akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengungkap kejadian tersebut, mengejar para pelaku, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan.
Ia menegaskan, seluruh langkah pengamanan dilakukan secara selektif, terukur dan profesional serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam penanganan situasi tersebut, keselamatan masyarakat sipil juga menjadi perhatian utama aparat keamanan.
Koops TNI Habema mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat juga diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar aktivitas pelayanan publik dapat terus berjalan.
Koops TNI Habema menilai keamanan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan ruang agar petugas dapat melayani, guru dapat mengajar, tenaga kesehatan dapat bekerja, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keamanan juga dinilai penting agar anak-anak Papua tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan mengejar masa depan dalam suasana yang aman dan damai.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....