Kejadian di Yahukimo, Satu Meninggal Dunia, Lain Luka- Luka
- 23 Mar 2025 19:12 WIB
- Nabire
KBRN, Mimika: Sejumlah guru dan tenaga kesehatan (Nakes) yang menjadi korban kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan berhasil di evakuasi oleh Tim Satgas Koops TNI Habema Kogabwilhan III pada Minggu (23/03/2025).
Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf Gustiawan mengatakan tim yang diterjunkan ke lokasi kejadian langsung mengamankan lokasi kemudian mengevakuasi para korban ke Bandara Dekai Kabupaten Yahukimo untuk diterbangkan ke Jayapura.
Berdasarkan keterangan Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf Gustiawan terdapat tujuh orang yang menjadi korban keganasan KKB.
Dari ketujuh korban tersebut hanya ada satu orang yang dinyatakan meninggal dunia yakni Rosalina. Korban ditemukan tewas dengan luka mengenaskan di dalam gedung sekolah tempatnya mengajar yakni SD YPK Distrik Anggruk.
Sementara enam korban lainnya atas nama Vidi, Cosmas dan Tari, Vanti, Paskalia dan Irmawati dilaporkanya dalam kondisi selamat, namun mengalami luka.
"Tiga atas nama Vidi, Cosmas dan Tari mengalami luka berat akibat benda tajam. Sementara 3 orang mengalami luka ringan yaitu Vanti, Paskalia dan Irmawati," terang Dansatgas Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III, Letkol Inf Gustiawan dalam keterangan yang diterima RRI.
Kata Letkol Inf Gustiawan, proses evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat kondisi di Distrik Anggruk masih sangat rawan.
“Tim kami harus menghadapi medan berat dan potensi gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, berkat koordinasi yang baik, para korban berhasil dibawa ke Bandara Dekai Kabupaten Yahukimo untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Kejadian tersebut menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat setempat, terutama tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan siswa disana.
Sementara itu, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menambahkan, usai peristiwa tersebut aparat keamanan juga telah diterjunkan untuk untuk mengamankan lokasi, mengidentifikasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku KKB yang melakukan kejahatan di Kabupaten Yahukimo.
"Hingga saat ini, aparat masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan meningkatkan patroli di wilayah rawan guna mencegah kejadian serupa terulang. Kami telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi jenazah korban, serta mengamankan lokasi agar situasi tetap terkendali," Mayjen TNI Lucky Avianto
Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto Lucky Avianto meminta kepada masyarakat setempat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika ada aktivitas yang mencurigakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....