YARA Desak Pemerintah Tinjau Conveyor Terbengkalai di Jetty Meulaboh

  • 01 Okt 2026 18:52 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera meninjau keberadaan kerangka conveyor distribusi batu bara yang terbengkalai di kawasan Pelabuhan Jetty Meulaboh.

Ketua YARA Aceh Barat, Hamdani, MH, mengatakan kerangka conveyor tersebut sudah tidak berfungsi dan sebagian konstruksinya mulai mengalami kerusakan. Kondisi itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat maupun aktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.

“Kita melihat besi sudah berkarat dan kondisinya mulai rusak. Ini sangat berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. Kami meminta pemerintah segera melakukan peninjauan, termasuk mempertimbangkan pembongkaran atau langkah pengamanan terhadap fasilitas tersebut,” kata Hamdani kepada RRI di Meulaboh, Kamis 01 Oktober 2026.

Menurut Hamdani, pemerintah perlu mengambil langkah cepat untuk memastikan kondisi konstruksi conveyor tersebut tidak menjadi ancaman keselamatan. Jika fasilitas itu sudah tidak digunakan, keberadaannya juga perlu dievaluasi dari aspek keamanan dan pemanfaatan kawasan pelabuhan.

Ia menambahkan, keberadaan struktur conveyor yang tidak lagi beroperasi juga perlu dikaji dari sisi teknis, termasuk beban konstruksi terhadap fasilitas pelabuhan.

YARA berharap instansi berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas tersebut. Penataan kawasan pelabuhan dinilai penting agar aset dan fasilitas yang ada dapat dikelola secara optimal serta memberikan manfaat bagi daerah.

“Pihak berwenang harus melakukan tinjauan dan pengelolaan kembali kawasan pelabuhan. Jangan sampai fasilitas yang sudah tidak berfungsi justru menjadi beban dan membahayakan,” ujarnya.

Selain aspek keselamatan, YARA juga mendorong pemerintah melakukan evaluasi pengelolaan kawasan pelabuhan agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....