Tani Merdeka Apresiasi Produktivitas Padi Abdya Capai 10,2 Ton

  • 21 Sep 2026 18:30 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Blangpidie - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P. dan H. Zaman Akli, S.Sos., M.M., atas capaian produktivitas padi yang mencapai 10,2 ton per hektare pada 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPD TMI Abdya, Zulfan Awenk, Sabtu, 19 September 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Zulfan mengatakan capaian tersebut terlihat dari hasil ubinan di sejumlah sentra persawahan di Kabupaten Abdya. Hasil ubinan di Desa Keudee Siblah (Cot Situi), Kecamatan Blangpidie, mencapai 8,7 ton, sementara Desa Pawoh, Kecamatan Susoh, mencapai 8,7 ton dan Desa Padang Bak Jeumpa mencapai 9 ton per hektare.

Menurut Zulfan, capaian produktivitas tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan sektor pertanian di Abdya. Ia menyebut hasil tersebut tidak terlepas dari kerja keras petani serta pendampingan penyuluh dan mantri tani di lapangan.

Berdasarkan Sample Kerangka Area (KSA) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) bersama penyuluh dan mantri tani, produktivitas padi Abdya menunjukkan tren peningkatan. TMI Abdya menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras petani yang selama ini berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Untuk seluruh petani Abdya, dari Blangpidie hingga Lembah Sabil, Babahrot hingga Setia, tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” tegas Zulfan Awenk. Ia menyebut capaian 10,2 ton per hektare menunjukkan potensi petani Abdya dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Zulfan menegaskan TMI akan terus mengawal kepentingan petani, termasuk terkait ketersediaan pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta harga gabah. “Kami dari Tani Merdeka Indonesia akan terus memberikan support penuh, kami akan kawal pupuk subsidi tepat sasaran, kami akan kawal bantuan alsintan, dan kami akan kawal harga gabah agar tidak dipermainkan tengkulak,” ungkapnya.

Selain mendorong peningkatan produksi, TMI Abdya mengajak generasi muda untuk menekuni sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi modern. Menurut Zulfan, keterlibatan generasi muda dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat posisi Abdya sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Aceh.

“Di bawah Arah Baru Abdya Maju bersama Bupati Safaruddin–Zaman Akli, mari kita jadikan Abdya sebagai lumbung pangan Aceh,” pungkas Zulfan. Ia mengakhiri pernyataannya dengan mengajak seluruh petani terus meningkatkan produktivitas dan menjaga semangat membangun sektor pertanian daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....