DPMPPPP Abdya Ajak Warga Cegah Kekerasan terhadap Anak
- 21 Sep 2026 18:29 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Blangpidie - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPMPPPP Abdya, Julisna, S.E., mengedukasi warga Desa Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Sabtu, 19 September 2026, tentang pencegahan kekerasan terhadap anak untuk melindungi masa depan generasi muda. Kegiatan tersebut dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bentuk kekerasan, tanda-tanda anak menjadi korban, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan keluarga dan lingkungan.
Julisna menegaskan, kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun karena dapat berdampak terhadap kehidupan dan masa depan anak. Ia meminta masyarakat tidak menunggu hingga kasus terjadi untuk mulai melakukan upaya pencegahan.
“Tidak ada alasan untuk membenarkan kekerasan terhadap anak,” tegas Julisna. Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga karena orang tua menjadi benteng pertama dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Ia meminta orang tua menerapkan pola asuh tanpa kekerasan dan meningkatkan kepekaan terhadap perubahan perilaku anak. “Orang tua harus mendidik tanpa kekerasan, peka terhadap tanda-tanda anak menjadi korban, jangan sampai terlambat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Julisna bersama pemateri Sri Wahyuni menjelaskan berbagai bentuk kekerasan yang dapat dialami anak, mulai dari kekerasan fisik, psikis, seksual hingga kekerasan di ruang digital. Warga juga dibekali cara melakukan pencegahan melalui pola asuh positif, komunikasi terbuka, pengenalan batas tubuh, serta mengajarkan anak berani menolak sentuhan yang membuat tidak nyaman.
“Ajarkan anak segera bercerita kepada orang yang dipercaya jika mengalami kekerasan, jangan bungkam,” katanya. Julisna juga mengingatkan orang tua agar memperhatikan perubahan perilaku anak, seperti tiba-tiba menjadi penakut, menarik diri, atau menunjukkan sikap yang tidak biasa.
Keuchik Palak Hilir, Musdisal, menyambut baik edukasi tersebut dan menilai perlindungan anak membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Ia mengajak warga tidak menutup mata apabila menemukan dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan gampong.
“Ini tanggung jawab bersama, jangan tutup mata kalau ada kekerasan di gampong, laporkan,” pungkas Musdisal. Ia berharap anak-anak di Desa Palak Hilir dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari kekerasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....