Stop Karhutla, Danrem 012/TU dan Plt BPBD Aceh Barat Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran

  • 27 Agt 2026 20:43 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus menjadi perhatian bersama di Kabupaten Aceh Barat. Aparat TNI, pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.

Dalam dialog bersama rri meulaboh pada Kamis, 27 Agustus 2026, terkait pencegahan Karhutla, Danrem 012/TU menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“(dilarang membakar hutan dan lahan, dilarang membuang puntung rokok sembarangan, dilarang membakar sampah sembarangan, dilarang membuat api di area hutan atau lahan gambut, serta dilarang merusak hutan. Kendala saat memadamkan api saat karhutla, kurangnya air dan peralatan seperti selang tidak cukup menjangkau akibat luasnya lahan yang terbakar),” ujar Danrem 012/TU.

Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan menunggu kebakaran terjadi. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Sementara itu, Plt BPBD Aceh Barat menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, termasuk melalui pemantauan wilayah dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“( Dalam dua hari kemarin anggota Personil BPBD Aceh Barat bersamaTNI dari Koramil setempat melakukan patrol di desa meurbo yang potensi karhutla dan juga cari tahu siapa pemilik lahan yang besar potensi karhutla ),” kata Plt BPBD Aceh Barat.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin cukup kencang.

Kolaborasi antara TNI, BPBD, pemerintah daerah, kepolisian, perangkat gampong, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan risiko Karhutla di Aceh Barat.

Melalui semangat “Stop Karhutla”, seluruh masyarakat diharapkan memiliki kepedulian untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

“(Pak Danrem Menyampaikan kepada masyarakat diakhir dialog agar bekerja sama dalam mencegah karhutla, baik bersama instansi, dan masyarakat, kita sampaikan bahaya karhutla lewat sosialisasi juga lewat media sosial dan jika terjadi karhutla kendala kita kekurangan air, makaya harus kita cari titik air dan kita buat bor, serta juga melakukan patroli. Sementara pak Darmawan selaku Plt BPBD Aceh barat di akhir dialog Sudah ada intruksi menteri yang akan di tindak lanjuti oleh pemerintah. Kegiatan patroli selain di Meurbo juga patrol di arongan kegiatan dilakukan di cuaca ekstream) demikian pesan dalam dialog tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....