Pemkab Aceh Barat Perjuangkan Jalan Dua Jalur di Meureubo
- 15 Sep 2026 23:37 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperjuangkan pembangunan jalan dua jalur di lintas nasional Meulaboh-Tapak Tuan, tepatnya di Kecamatan Meureubo, untuk mengatasi kepadatan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan. Usulan pembangunan ruas jalan dari Desa Langung hingga Desa Gunong Kleng tersebut mendapat dukungan dari Komisi V DPR RI dan kini dalam proses pengawalan menuju pemerintah pusat.
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM didampingi Wakil Bupati Said Fadheil SH bersama Anggota DPR RI Dapil Aceh Jamaluddin Idham meninjau langsung kondisi jalan tersebut, Selasa, 15 September 2026.
Tarmizi mengatakan pembangunan jalan dua jalur menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas serta kecelakaan lalu lintas yang masih kerap terjadi.
“Karena di sini dengan kepadatan lalu lintasnya luar biasa dan sering terjadi kecelakaan, setiap bulannya ada korban jiwa. Saat ini kami sedang memperjuangkan ke Menteri PUPR melalui Komisi V DPR RI dan alhamdulillah Pak Menteri sudah menerima proposal kita,” kata Tarmizi.
Menurutnya, Ketua Komisi V DPR RI juga telah menyatakan dukungan terhadap usulan Pemkab Aceh Barat tersebut. Pemerintah daerah selanjutnya meminta dukungan Anggota DPR RI Dapil Aceh Jamaluddin Idham untuk mengawal proses pengusulan di tingkat DPR RI maupun kementerian terkait.
“Beliau Ketua Komisi V akan memperjuangkannya dan nanti dalam proses pengawalan di DPR serta kementerian kita minta bantu sama anggota DPR RI dari Dapil kita, yaitu Pak Jamaluddin Idham. Beliau yang akan mengawal proses ini,” katanya.
Tarmizi menyebutkan, pembangunan jalan dua jalur direncanakan membentang dari Desa Langung hingga Desa Gunong Kleng dengan panjang sekitar 2,57 kilometer. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, kebutuhan anggaran diperkirakan minimal mencapai Rp50 miliar.
Ia berharap dukungan yang telah diperoleh dapat berlanjut hingga tahap penganggaran, sehingga rencana pembangunan tidak mengalami perubahan atau pergeseran anggaran yang dapat menghambat pelaksanaannya.
“Untuk pembangunan jalan dua jalur mulai dari Desa Langung sampai ke Desa Gunong Kleng dengan panjang sekitar 2,57 kilometer membutuhkan dana minimal sebesar Rp50 miliar,” ujar Tarmizi.
Sementara itu, Anggota DPR RI Jamaluddin Idham mengatakan pembangunan jalan dua jalur di Meureubo sangat diperlukan karena tingginya aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kita lihat kondisi lalu lintasnya sangat padat, kecelakaan lalu lintas setiap bulan ada dan kampus di sini ada tiga, maka ini memang wajib dan harus kita perjuangkan untuk jalan dua jalur,” kata Jamaluddin.
Ia memastikan akan terus mengawal aspirasi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tersebut melalui proses pembahasan di tingkat pusat.
Jamaluddin berharap rencana pembangunan jalan dua jalur di Kecamatan Meureubo dapat direalisasikan pada tahun mendatang, sehingga mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pendidikan di kawasan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....