Alumni KPI Bagikan Pengalaman dan Dorong Mahasiswa Temukan Potensi Diri

  • 12 Sep 2026 15:22 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Haris Munawar salah satu alumni yang menjadi pemateri dalam kegiatan Meuturi 2026 Silaturahmi Mahasiswa KPI yang membahas tentang pengembangan diri, keterampilan, serta pengalaman mahasiswa selama menjalani perkuliahan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Naga Permai, Kamis 10 September 2026.

Dalam penyampaiannya, Haris mengingatkan mahasiswa bahwa tanggung jawab utama mereka adalah menyelesaikan perkuliahan. Menurutnya, kegiatan lain seperti organisasi maupun pekerjaan tetap penting untuk dijalankan, namun mahasiswa perlu mampu mengatur dan membandingkan berbagai agenda agar tanggung jawab perkuliahan tetap dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Ia juga membagikan pengalamannya ketika masih menjadi mahasiswa dan terlibat dalam berbagai kegiatan. Saat itu, Haris mengaku harus membagi waktu antara kuliah, organisasi dan pekerjaan. Untuk mengatur seluruh aktivitas tersebut, ia melakukan pemetaan waktu dan berbagai pekerjaan yang harus diselesaikan, namun tetap menempatkan perkuliahan sebagai prioritas.

Menurut Haris, mahasiswa perlu kembali kepada tujuan dan pilihan masing-masing dalam menjalani perkuliahan. Ia mengajak mahasiswa untuk mempertanyakan tujuan mereka kuliah, apa yang ingin dicari, serta alasan melakukan berbagai kegiatan. Baginya, jawaban dari pertanyaan tersebut dapat membantu mahasiswa menentukan arah yang ingin dijalani.

Dalam kesempatan itu, Haris juga menjelaskan bahwa mahasiswa KPI memiliki banyak keterampilan yang dapat dikembangkan. Ia menyebut kemampuan menulis sebagai salah satu bidang yang dapat dipilih mahasiswa. Selain itu, mahasiswa KPI juga dapat mengembangkan kemampuan di bidang visual seperti fotografi, videografi dan perfilman.

Tidak hanya itu, Haris turut menyampaikan bahwa mahasiswa KPI dapat mengembangkan kemampuan di bidang desain, seperti desain poster, flyer dan web. Menurutnya, berbagai keterampilan tersebut dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa untuk menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing.

Namun, Haris menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan langsung menemukan kemampuan yang sesuai dengan dirinya. Untuk menemukan dan mengembangkan kemampuan tersebut, mahasiswa harus melalui proses, belajar serta terlibat dan mengalami secara langsung.

"Yang pertama ada proses, yang kedua ada belajar, kemudian satu lagi yang lupa, yaitu adalah mengalami. Yang paling penting di sini adalah mengalami dulu. Karena kalau belum kita mengalami, kita enggak akan mendapatkan itu yang namanya proses dan enggak akan mendapatkan yang namanya pembelajaran itu tadi." Ujarnya.

Menurutnya, pengalaman menjadi bagian penting bagi mahasiswa dalam menjalani proses pengembangan diri. Dengan hadir dan terlibat langsung dalam suatu kegiatan, mahasiswa dapat memperoleh proses dan pembelajaran yang kemudian menjadi pengalaman bagi dirinya.

Melalui penyampaiannya, Haris juga mencontohkan aktivitas yang selama ini ia jalani sebagai seorang pekerja lepas di bidang fotografi, videografi dan perfilman. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari penyampaiannya kepada mahasiswa untuk terus belajar dan mencari pengalaman selama menjalani perkuliahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....