OMI 2026 Tingkat MI Aceh Barat Jadi Ajang Pengebangan Potensi Siswa
- 11 Sep 2026 23:26 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI Tahun 2026 tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Aceh Barat digelar di Yayasan Al-Azhar Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu, 9 September 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat tersebut diikuti ratusan siswa sebagai ajang untuk mengembangkan potensi akademik dan meningkatkan motivasi berprestasi.
OMI 2026 mengusung tema “Wujudkan Generasi Madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia” dan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, mengatakan pelaksanaan OMI merupakan program Kementerian Agama Republik Indonesia yang diikuti secara daring dan dilaksanakan pada tiga jenjang pendidikan, yakni MI, Madrasah Tsanawiyah atau MTs, dan Madrasah Aliyah atau MA.
Di Kabupaten Aceh Barat, pelaksanaan OMI tingkat kabupaten diikuti sebanyak 352 siswa yang terbagi dalam tiga jenjang. Pelaksanaan untuk tingkat MA digelar pada Senin, tingkat MTs pada Selasa, dan tingkat MI pada Rabu, 9 September 2026.
| Baca juga: OMI Aceh Barat Diikuti 352 Siswa Madrasah |
Khairul Azhar mengatakan, OMI memperlombakan tujuh bidang yang menjadi wadah untuk menjaring siswa-siswi berpotensi di berbagai bidang studi.
Menurutnya, siswa terbaik dari Aceh Barat nantinya diharapkan dapat melanjutkan ke tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2026 di Banda Aceh.
“Tujuan OMI ini untuk mencari siswa-siswi yang memiliki potensi di bidang studi yang dilombakan. Kita berharap lahir siswa madrasah yang hebat, menguasai teknologi, serta memiliki kemampuan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ujar Khairul Azhar.
Ia menambahkan, kegiatan olimpiade juga menjadi bagian dari proses pendidikan untuk menguji kemampuan dan mental siswa. Dengan mengikuti berbagai kompetisi, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk belajar dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki.
Khairul Azhar menyebutkan, madrasah di Aceh Barat secara rutin mengikuti berbagai ajang kompetisi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pengembangan kemampuan peserta didik di luar proses pembelajaran di kelas.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah atau K2M MI Aceh Barat, Gamal Barqie, mengatakan pelaksanaan OMI tingkat MI berjalan lancar dan seluruh peserta dapat mengikuti ujian hingga selesai.
Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan lolos akan mendapatkan pembinaan dari tingkat kabupaten sebelum mengikuti tahapan kompetisi di tingkat provinsi.
“Setelah ujian ini, bagi peserta yang lulus akan mendapatkan pembinaan dari kabupaten. Pembinaan ini kami lakukan sebagai persiapan sebelum mereka mengikuti OMI tingkat provinsi,” kata Gamal.
Gamal menambahkan, hasil seleksi peserta yang berhak melaju ke tingkat provinsi akan disampaikan melalui akun masing-masing peserta. Selanjutnya, peserta yang berhasil lolos di tingkat provinsi akan mengikuti tahapan seleksi menuju tingkat nasional.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan di tingkat kabupaten dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan siswa, sehingga mampu meraih hasil maksimal pada OMI tingkat provinsi maupun nasional.
Pelaksanaan OMI 2026 di Aceh Barat diharapkan menjadi momentum untuk menjaring dan mengembangkan siswa madrasah yang memiliki potensi di berbagai bidang. Ajang tersebut sekaligus mendorong siswa meningkatkan kepercayaan diri, sportivitas, kemampuan akademik dan semangat belajar.
Dengan semangat “Maju, Bermutu, dan Mendunia”, OMI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah Aceh Barat yang berprestasi dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....