Bupati Tarmizi Perkuat Pageu Gampong Hadapi Narkoba dan Bencana
- 10 Sep 2026 16:19 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM memimpin Apel Siaga Satlinmas dan Satuan Tugas (Satgas) Pageu Gampong di Lapangan Bola Kaki Desa Padang Jawa, Kecamatan Woyla, Kamis, 10 September 2026, sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus kesiapsiagaan menghadapi bencana. Apel tersebut diikuti 470 anggota Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong dari 94 desa di Kecamatan Woyla, Woyla Barat dan Arongan Lambalek, serta dihadiri unsur Forkopimda, Muspika, para keuchik dan tokoh masyarakat.
Tarmizi mengatakan apel siaga tersebut bertujuan menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di tingkat gampong sekaligus memperkuat upaya menghadapi berbagai penyakit sosial masyarakat. Menurutnya, keberadaan Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong juga diarahkan untuk membantu pencegahan narkoba, perjudian serta melakukan mitigasi bencana.
“Menjelang akhir tahun khususnya pada bulan-bulan ini biasanya kita banjir, kemudian pada musim kemarau kebakaran lahan, maka mitigasi ini harus kita lakukan dengan menggerakkan seluruh elemen masyarakat,” kata Tarmizi.
Ia berharap keberadaan Satgas Pageu Gampong, Satlinmas, tokoh masyarakat dan keuchik dapat memperkuat pengawasan serta kesiapsiagaan di masing-masing gampong. Seluruh unsur tersebut diharapkan mampu melakukan langkah awal ketika terjadi persoalan keamanan maupun bencana di lingkungan masyarakat.
Tarmizi menilai keterlibatan langsung masyarakat merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan di tingkat paling bawah. Menurutnya, penanganan berbagai kondisi darurat akan lebih efektif apabila masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan menghadapi situasi yang terjadi.
“Ini upaya konkret yang dilakukan oleh pemerintah yang menurut kami lebih efektif turun langsung ke lapangan,” katanya.
Dalam apel tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat juga memberikan simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran tabung gas. Simulasi tersebut mencakup langkah pemadaman ketika terjadi kebakaran di rumah sehingga masyarakat mengetahui tindakan awal yang harus dilakukan.
Tarmizi menyebutkan, setiap tahun terdapat lebih dari 20 kasus kebakaran rumah di Kabupaten Aceh Barat. Ia menilai sebagian kejadian sulit ditangani pada tahap awal karena masyarakat belum memahami langkah penanganan dan cenderung panik ketika melihat api.
“Jadi dengan adanya simulasi ini diharapkan masyarakat nantinya bisa mengerti penanganan awal kebakaran rumah sehingga kasus kebakaran rumah bisa tertangani dan meminimalisir jumlah kebakaran rumah serta korban jiwa,” ujar Tarmizi.
Apel siaga di Kecamatan Woyla tersebut merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam rangka memperkuat peran Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong. Tarmizi mengatakan masih terdapat dua apel siaga berikutnya yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kaway XVI dan Kecamatan Panton Reu.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan apel siaga dapat dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Aceh Barat. Komposisi personel ditetapkan tiga orang Satlinmas dan dua orang Satgas Pageu Gampong untuk setiap desa, dengan pengecualian Kecamatan Johan Pahlawan yang memiliki tiga orang Satgas Pageu Gampong per desa.
“Targetnya semua kecamatan se-Aceh Barat, satu desa ada tiga orang Satlinmas kemudian Satgas Pageu Gampong ada dua orang per desa kecuali yang di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan per desanya ada tiga orang Satgas Pageu Gampong,” ujarnya.
Mulai pelaksanaan apel siaga tersebut, Tarmizi menegaskan tugas Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong tidak lagi sebatas menjalankan tugas rutin seperti sebelumnya. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan pemerintah dalam menyampaikan informasi dan membantu menangani berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Nantinya setiap ada informasi terkait dengan hal-hal yang bermasalah dengan hukum itu mereka bisa langsung menyampaikan ke Polsek sehingga Polsek, Polres dan Pemkab Aceh Barat dapat menindak tegas pada hari itu juga,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap penguatan Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong dapat mempercepat respons terhadap persoalan keamanan, penyakit sosial maupun potensi bencana di tingkat desa. Sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, aparat keamanan dan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan gampong yang aman, tertib dan tangguh menghadapi berbagai ancaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....