Aceh Barat–Terengganu Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata
- 10 Sep 2026 11:24 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kunjungan Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, ke Terengganu, Malaysia, menjadi momentum memperkuat hubungan kerja sama kedua daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pariwisata. Selain menghadiri South East Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026, Tarmizi juga bertemu pihak Universiti Sultan Zainal Abidin untuk membahas peluang kerja sama antarlembaga.
Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan Tarmizi yang hadir sebagai Ketua Delegasi Indonesia pada kegiatan South East Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 di Balai Mesyuarat Sekolah Menengah Kebangsaan Ibrahim Fikri, Teluk Ketapang, Terengganu, Malaysia, Selasa, 8 September 2026.
Kegiatan internasional tersebut diikuti empat negara, yakni Malaysia, Indonesia, Thailand dan Kamboja. Indonesia diwakili delegasi dari tujuh provinsi, termasuk Aceh Barat yang mengikutsertakan 25 pelajar SMA dan madrasah.
Tarmizi mengatakan, hubungan Aceh Barat dengan Terengganu yang telah terjalin selama ini terus diarahkan pada kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui sektor pendidikan dan pariwisata.
Menurutnya, kunjungan pihak Terengganu ke Aceh Barat yang telah dilakukan sebanyak dua kali menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan kedua daerah.
“Hubungan ini terus kita perkuat, termasuk dalam bidang pariwisata. Alhamdulillah, sudah mulai ada wisatawan dari Malaysia yang datang ke Aceh Barat,” ujar Tarmizi, Rabu, 9 September 2026.
Ia berharap hubungan tersebut dapat menjadi ruang bagi Aceh Barat dan Terengganu untuk saling memperkenalkan potensi daerah, terutama destinasi wisata, sehingga membuka peluang meningkatnya kunjungan wisatawan antarwilayah.
Sementara di bidang pendidikan, Tarmizi melakukan pertemuan dengan pihak rektorat Universiti Sultan Zainal Abidin atau UniSZA, Terengganu. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan kerja sama pendidikan sekaligus peluang kolaborasi dalam mendukung sektor pariwisata.
Di sisi lain, keikutsertaan 25 pelajar Aceh Barat dalam kompetisi internasional tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman dan kepercayaan diri generasi muda.
Tarmizi mengatakan, pengalaman berkompetisi dengan pelajar dari negara lain jauh lebih penting daripada sekadar mengejar prestasi.
“Bukan juara yang paling penting. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita memiliki mental dan keberanian untuk mengikuti olimpiade antarnegara,” katanya.
Tarmizi menambahkan, jumlah pelajar Aceh Barat yang mengikuti kegiatan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 12 pelajar Aceh Barat mengikuti ajang serupa dan berhasil meraih juara.
Ia berharap peningkatan partisipasi tersebut dapat terus mendorong pelajar Aceh Barat untuk memiliki pengalaman internasional, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat regional dan internasional.
“Kita berharap kerja sama dan hubungan yang sudah terjalin ini terus berkembang dan membawa kebaikan bagi daerah serta memberikan manfaat bagi generasi masa depan Aceh Barat,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....