DPRK Aceh Barat Bahas Perubahan APBK Tahun 2026
- 09 Sep 2026 21:54 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat membahas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2026 bersama Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten dan sejumlah perangkat daerah.
Dalam pembahasan tersebut, DPRK menegaskan perubahan APBK bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen anggaran, tetapi harus mampu menjawab perkembangan keadaan dan kebutuhan masyarakat serta berbagai persoalan yang muncul selama tahun anggaran.
DPRK meminta setiap perubahan anggaran dilakukan secara cermat, transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Program yang tidak mendesak atau tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat juga diminta untuk dievaluasi kembali.
Selain itu, DPRK meminta Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten dan perangkat daerah memberikan penjelasan terhadap seluruh perubahan yang diajukan, baik terkait proyeksi pendapatan, belanja, pembiayaan maupun pergeseran program dan kegiatan.
Dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan Dayah memaparkan sejumlah perubahan anggaran, termasuk tambahan yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) dan dana migas. Salah satu alokasi anggaran diarahkan untuk pembangunan fasilitas Dayah Babul Jannah di Ketambang yang terdampak banjir pada 2025.
Dinas Pendidikan Dayah juga menjelaskan sejumlah kegiatan lainnya, termasuk rehabilitasi dan pembangunan drainase. Beberapa kegiatan masih dalam proses pengadaan melalui ULP, sementara kegiatan lainnya telah berjalan dan dilakukan pencairan uang muka.
Anggota Badan Anggaran DPRK turut mempertanyakan kecukupan anggaran kegiatan MUDAP. DPRK meminta kebutuhan anggaran kegiatan tersebut dihitung kembali dan menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran berikutnya.
Jika kebutuhan tambahan anggaran belum dapat dimasukkan dalam Perubahan APBK 2026, DPRK menyatakan penambahannya dapat dipertimbangkan dalam APBK murni 2027.
DPRK berharap pembahasan perubahan APBK dapat menghasilkan penganggaran yang lebih tepat sasaran, dengan tetap memperhatikan keterbatasan kemampuan fiskal serta kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....