BPBD-DLH Aceh Barat Evakuasi Sarang Tawon di Tugu Santri Pancasila

  • 02 Sep 2026 20:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mengevakuasi sarang tawon di puncak Tugu Santri Pancasila, Jalan Imam Bonjol, Meulaboh, Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 00.30 WIB. Evakuasi dilakukan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan tugu sekaligus mencegah masyarakat terkena risiko sengatan tawon, dengan menggunakan truk skylift DLH dan melibatkan petugas khusus penanganan satwa liar dari BPBD Aceh Barat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi DLH dan BPBD Aceh Barat dalam menangani sarang tawon yang berada di kawasan Tugu Santri Pancasila. Menurutnya, keberadaan sarang tawon perlu segera ditangani karena berada di lokasi fasilitas publik yang sering dilalui masyarakat.

Ronald menjelaskan sarang tawon ditemukan berada di bagian puncak Tugu Santri Pancasila yang memiliki ketinggian sekitar enam meter. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan peralatan khusus berupa truk skylift milik DLH Aceh Barat agar petugas dapat menjangkau lokasi dengan aman.

“Lokasi sarang tawon yang berada di puncak tugu dengan ketinggian mencapai 6 meter sehingga harus menggunakan truck skylift Dinas Lingkungan Hidup Aceh Barat dan menggunakan jasa petugas khusus penanganan satwa liar dari BPBD Aceh Barat,” kata Teuku Ronald Nehdiansyah dalam keterangannya.

Ia menyebutkan, penanganan tersebut melibatkan sebanyak lima orang petugas dari DLH dan BPBD Aceh Barat. Petugas bekerja bersama untuk memastikan sarang tawon dapat ditangani dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.

Ronald menuturkan kegiatan dilakukan pada waktu dini hari agar proses penanganan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Pemilihan waktu tersebut juga menjadi langkah untuk meminimalkan potensi masyarakat terkena sengatan tawon selama proses evakuasi berlangsung.

“Proses penanganan dilakukan pada waktu dini hari jam 00.30 wib dengan tujuan agar masyarakat dapat terhindar dari resiko sengatan tawon,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, petugas melakukan penyemprotan cairan bahan bakar ke sarang tawon sebelum dilakukan tindakan lanjutan. Cara tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengendalikan tawon agar proses evakuasi dapat berlangsung dengan lebih aman.

Tugu Santri Pancasila yang berada di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di samping Masjid Agung Meulaboh, menjadi salah satu fasilitas publik yang perlu dijaga kebersihan dan keindahannya. Karena itu, penanganan sarang tawon tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemeliharaan lingkungan di kawasan fasilitas umum.

Menurut Ronald, kolaborasi antara DLH dan BPBD Aceh Barat menunjukkan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menangani potensi gangguan satwa liar di lingkungan perkotaan. Penanganan secara cepat dan terukur diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Tugu Santri Pancasila.

Ia menambahkan, keberadaan sarang tawon di tempat umum perlu mendapat perhatian karena berpotensi membahayakan masyarakat apabila tidak segera ditangani. Pemerintah daerah melalui instansi terkait akan terus melakukan langkah penanganan terhadap gangguan yang dapat mengancam keselamatan warga maupun mengganggu kebersihan fasilitas publik.

Kegiatan evakuasi tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menjaga fasilitas umum agar tetap bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi DLH dan BPBD diharapkan terus diperkuat dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....