Disbunnak Aceh Barat Latih Warga Budidaya Ayam dan Itik Petelur

  • 02 Sep 2026 20:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat melatih masyarakat membudidayakan ayam buras dan itik petelur untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1–2 September 2026, tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

Pelatihan yang dipusatkan di Aula Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat itu dibuka Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan, Pengelolaan dan Pemasaran, Munadi, S.P.

Peserta yang berasal dari sejumlah kecamatan di Aceh Barat mendapatkan pembekalan tentang pemilihan bibit, penyediaan kandang, manajemen pakan, pemeliharaan, kesehatan ternak, produksi telur, pencatatan usaha hingga pemasaran.

Kegiatan menghadirkan pemateri dari Program Studi Peternakan Universitas Teuku Umar, Icha Tridayana, S.Pt., M.Si., dan Ir. Agam Rizki, S.Pt., M.Si., IPM.

Munadi mengatakan, budidaya unggas petelur memberikan manfaat ganda bagi masyarakat karena dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus menyediakan protein hewani bagi keluarga.

“Telur yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, khususnya memenuhi kebutuhan gizi anak dalam masa pertumbuhan. Sementara kelebihan produksi dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan rumah tangga,” katanya, Rabu, 2 September 2026.

Selain pelatihan, peserta juga mendapatkan dukungan berupa bibit ayam dan itik petelur, pakan serta kandang sebagai modal awal pengembangan usaha.

Sementara itu, Ir. Agam Rizki berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikembangkan menjadi usaha produktif.

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dan dikembangkan menjadi usaha produktif, sumber pangan bergizi, serta tambahan pendapatan keluarga. Dengan semangat dan kesungguhan, insyaallah akan membuahkan hasil,” ujarnya.

Melalui pelatihan dan bantuan sarana produksi tersebut, Disbunnak Aceh Barat berharap masyarakat mampu mengembangkan usaha peternakan secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan konsumsi protein hewani, memberdayakan ekonomi masyarakat serta mendukung pencegahan stunting di Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....