Dosen UTU Latih Warga Pante Ceureumen Olah Ikan Sisik Jadi Fish Roll
- 30 Agt 2026 10:17 WIB
- Meulaboh
RRI,CO.ID, Meulaboh- Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) memberikan pelatihan pengolahan ikan sisik menjadi produk fish roll kepada kelompok ibu rumah tangga di Gampong Babah Krueng Teplep, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UTU yang berlangsung selama lima hari, 10 hingga 14 Agustus 2026. Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan keterampilan warga sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan nelayan yang selama ini lebih banyak dijual dalam bentuk ikan mentah.
Ketua Tim Pelaksana PkM UTU, Ir. Sofiyanurriyanti, S.T., M.T., mengatakan potensi ikan sisik di wilayah tersebut cukup besar sehingga perlu dikembangkan melalui pengolahan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
“Potensi sumber daya perikanan di gampong ini melimpah. Hasilnya dapat dirasakan lebih maksimal jika ada sentuhan hilirisasi,” ujar Sofiyanurriyanti.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diajarkan cara mengolah daging ikan sisik, tetapi juga mempelajari proses produksi secara higienis, penggunaan bumbu, pengemasan, hingga teknik pemasaran produk.
Tim PkM UTU melibatkan Suci Ayu Lestari, S.T., M.T., dan Marlinda, S.Pd., M.Pd., serta instruktur pengolahan kuliner, Yuli Ana. Sejumlah mahasiswa UTU juga turut mendampingi peserta selama proses praktik.
Pelatihan dilakukan secara langsung dengan mempraktikkan pemisahan daging ikan dari duri, pembuatan adonan hingga pengemasan produk menggunakan teknik vacuum packaging.
Keuchik Gampong Babah Krueng Teplep, Abdul Halim, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai keterampilan yang diberikan dapat mendorong kreativitas warga dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Ibu-ibu di gampong kami sangat bersemangat karena mendapat keterampilan baru yang bermanfaat. Kegiatan produktif seperti ini memicu kreativitas ekonomi warga dan memberikan dampak langsung pada dapur rumah tangga,” kata Abdul Halim.
Melalui pengolahan tersebut, ikan sisik yang sebelumnya dijual sebagai bahan mentah diharapkan dapat memiliki nilai jual lebih tinggi. Produk fish roll juga diharapkan berkembang menjadi salah satu produk olahan khas dari Kecamatan Pante Ceureumen yang dapat dipasarkan lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....