Maulid di Masjid Raya, Pemprov Aceh Ajak Teladani Akhlak Nabi

  • 26 Agt 2026 15:16 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Taufik menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin, 24 Agustus 2026 malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.15 WIB setelah salat Isya berjamaah itu dihadiri unsur Forkopimda Aceh, Forkopimda Banda Aceh, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Taufik membacakan sambutan Gubernur Aceh Muzakir Manaf pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sambutan itu menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum untuk mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Gubernur Aceh menyampaikan kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan memperbanyak penyebutan nama beliau. Menurutnya, kecintaan tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, keadilan, amanah, dan penghormatan kepada sesama.

Tema Maulid tahun ini, yakni “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Masyarakat Aceh yang Islami, Berakhlak Mulia dan Bersatu,” dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi Aceh saat ini. Gubernur mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bersama.

“Islam yang menjadi rahmat, akhlak yang menjadi teladan, dan persatuan yang menjadi kekuatan,” ujar Taufik saat membacakan sambutan Gubernur Aceh. Nilai tersebut, kata Gubernur, menjadi landasan penting dalam mewujudkan masyarakat Aceh yang damai dan bersatu.

Gubernur menegaskan pembangunan Aceh harus berjalan seiring dengan nilai-nilai Islam serta dilandasi kejujuran dan keadilan. Ia menyebut kekuatan Aceh harus dibangun melalui persatuan dan persaudaraan, sebagaimana keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun masyarakat.

Pemerintah Aceh juga berkomitmen membangun masyarakat yang Islami dan berakhlak mulia sekaligus menghadirkan pemerintahan yang amanah dan melayani. Upaya tersebut membutuhkan dukungan ulama, pendidik, tokoh masyarakat, pemuda, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat Aceh.

Gubernur berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat ukhuwah. “Semoga keteladanan Rasulullah SAW mengantarkan Aceh menjadi daerah yang damai, bersatu, maju, dan sejahtera,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Baiturrahman turut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Danlanud SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, dan Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah. Kegiatan juga diisi sambutan Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh Abu Paya Pasie serta ceramah agama dan doa oleh Tgk. Misran Fuadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....