Pangdam IM Pimpin Sidang Pemilihan Calon Bintara PK TNI AD

  • 25 Agt 2026 20:18 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID,Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memimpin langsung Sidang Pemilihan Calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026 tingkat Subpanpus Kodam Iskandar Muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Malahayati Lantai II, Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin 24 Agustus 2026.

Sidang pemilihan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian penerimaan calon Bintara PK TNI AD. Proses tersebut dilaksanakan untuk menentukan calon prajurit terbaik melalui mekanisme seleksi yang objektif, transparan, akuntabel serta berpedoman pada persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Sebanyak 285 calon siswa mengikuti sidang pemilihan tingkat Subpanpus Kodam Iskandar Muda, dan Sebelumnya, seluruh peserta telah mengikuti berbagai tahapan seleksi, antara lain pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, mental ideologi serta sejumlah tahapan penilaian lainnya.

Dalam sidang tersebut, Pangdam IM bersama panitia menelaah dan mengevaluasi hasil seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui para calon siswa. Setiap aspek penilaian menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan calon yang benar-benar memenuhi persyaratan dan dinilai layak mengikuti pendidikan Bintara TNI AD.

Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi dan akuntabilitas. Seluruh calon harus diberikan kesempatan yang sama tanpa adanya intervensi, kepentingan pribadi maupun pengaruh dari pihak tertentu.

«“Proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif dan transparan. Pilih calon prajurit yang benar-benar memenuhi persyaratan, baik dari aspek kesehatan, jasmani, psikologi, mental ideologi maupun aspek lainnya. Jangan sampai ada calon yang memenuhi syarat terabaikan, dan jangan pula ada calon yang tidak memenuhi syarat diluluskan,” tegas Pangdam IM.»

Lebih lanjut, Pangdam IM mengingatkan seluruh panitia agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan seleksi. Menurutnya, penerimaan prajurit bukan sekadar proses untuk memenuhi kebutuhan personel, tetapi merupakan langkah awal dalam membentuk sumber daya manusia TNI AD yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab negara di masa mendatang.

“Yang kita cari bukan hanya calon prajurit yang memiliki kemampuan fisik, tetapi juga memiliki mental, karakter, disiplin, integritas dan loyalitas yang baik. Karena mereka nantinya akan menjadi bagian dari TNI Angkatan Darat dan mengemban tugas negara,” lanjutnya.

Pelaksanaan sidang pemilihan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Kodam Iskandar Muda dalam menjaga kualitas dan integritas proses rekrutmen prajurit. Dengan seleksi yang ketat, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan, diharapkan calon Bintara yang terpilih benar-benar merupakan putra-putri terbaik yang memiliki kompetensi, karakter dan kesiapan untuk mengikuti pendidikan serta pembentukan sebagai prajurit TNI AD.

Panitia juga memastikan seluruh hasil seleksi telah melalui proses pemeriksaan dan penilaian sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas penerimaan prajurit sekaligus memastikan setiap keputusan yang diambil berdasarkan hasil seleksi dan standar yang telah ditentukan.

Bagi para calon siswa, sidang pemilihan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan mereka untuk mewujudkan cita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Oleh karena itu, setiap peserta dituntut untuk senantiasa menunjukkan kemampuan terbaik, menjaga disiplin, sikap dan integritas serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku.

Melalui Sidang Pemilihan Calon Bintara PK TNI AD Gelombang III TA 2026 tingkat Subpanpus Kodam Iskandar Muda, diharapkan dapat terpilih calon-calon Bintara yang berkualitas, tangguh, profesional, berkarakter kuat serta memiliki semangat pengabdian dan loyalitas yang tinggi kepada bangsa dan negara.

Seluruh rangkaian sidang berlangsung tertib dan lancar dengan mengedepankan prinsip “The Right Man in The Right Place”. Prinsip tersebut menjadi landasan penting agar setiap calon prajurit yang terpilih nantinya memiliki kompetensi dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat.

Kodam Iskandar Muda akan terus berkomitmen menjaga kualitas, transparansi dan integritas dalam setiap proses penerimaan prajurit. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah membangun sumber daya manusia TNI AD yang profesional, modern, tangguh dan berintegritas dalam menghadapi tuntutan tugas serta tantangan pertahanan negara di masa yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....