BPBD Aceh Barat Perkuat Kesiapsiagaan Satlinmas Hadapi Kebakaran

  • 19 Agt 2026 22:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memperkuat kapasitas aparatur di tingkat gampong dalam menghadapi ancaman kebakaran. Upaya tersebut dilakukan melalui simulasi penanganan kebakaran permukiman dan lahan yang digelar di Lapangan Teuku Umar, Rabu, 19 Agustus 2026.

Simulasi menjadi bagian dari rangkaian Apel Siaga Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Satuan Tugas (Satgas) Pageu Gampong yang diikuti sekitar 400 peserta dari Kecamatan Johan Pahlawan, Samatiga dan Meureubo.

Tim Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Barat memperagakan sejumlah langkah penanganan awal kebakaran sekaligus memberikan pembekalan teknis kepada peserta. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan anggota Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong dalam bertindak cepat ketika terjadi keadaan darurat.

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM mengatakan, keberadaan Satgas Pageu Gampong memiliki peran strategis dalam sistem penanggulangan bencana karena berada paling dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, anggota Satgas Pageu Gampong harus mampu menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi potensi bencana serta menyampaikan informasi secara cepat.

“Pageu Gampong menjadi penghubung informasi yang sangat krusial. Mereka diharapkan dapat segera melaporkan setiap potensi ancaman maupun bencana sehingga tindakan penanggulangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Tarmizi.

Ia menilai, kemampuan melakukan pelaporan dini dan penanganan awal sangat penting untuk mencegah bencana berkembang menjadi lebih besar dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Sementara itu, simulasi yang diberikan BPBD juga diarahkan untuk membangun pemahaman peserta mengenai tindakan yang tepat ketika menghadapi kebakaran permukiman maupun lahan.

Pelatihan tersebut diharapkan membuat anggota Satlinmas dan Satgas Pageu Gampong semakin tanggap, cepat dan terampil dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah masing-masing.

Kegiatan turut dihadiri Kapolres Aceh Barat, jajaran Forkopimda serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Aceh Barat menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparatur gampong, TNI dan Polri dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

Penguatan kapasitas personel di tingkat gampong diharapkan mampu mewujudkan masyarakat Aceh Barat yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....