Cath Lab RSUD CND Kembali Berfungsi, Pasien Jantung Tak Perlu ke Banda Aceh

  • 17 Agt 2026 01:02 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan layanan Cath Lab di RSUD Cut Nyak Dhien (CND) kembali difungsikan untuk mendukung penanganan pasien jantung di wilayah pantai barat selatan Aceh. Kepastian itu disampaikan Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM saat meninjau kesiapan fasilitas dan alat kesehatan di RSUD CND, Meulaboh, Minggu, 16 Agustus 2026, menjelang peresmian pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Tarmizi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan sejumlah fasilitas dan peralatan kesehatan yang akan diluncurkan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tersebut siap digunakan. Selain Cath Lab, Pemkab Aceh Barat juga meninjau program operasi bibir sumbing gratis hasil kerja sama RSUD CND dengan Smile Train.

“Jadi hari ini kita cek persiapan sekaligus ada program kerja sama dengan Smile Train untuk operasi bibir sumbing gratis, ada 10 orang pasien yang sudah dioperasi kemarin dan saya juga menjenguk mereka,” kata Tarmizi.

Menurutnya, pengoperasian kembali Cath Lab menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat layanan jantung di Aceh Barat. Fasilitas tersebut sebelumnya tidak berfungsi sejak 2018 meskipun telah dibeli dengan biaya yang cukup besar.

“Cath Lab yang sudah tidak berfungsi sejak tahun 2018 setelah dibeli dengan harga yang mahal sekali tidak pernah bisa difungsikan dan hari ini sudah kita fungsikan,” ujarnya.

Tarmizi menyebut pengoperasian Cath Lab tersebut juga didukung kehadiran Wakil Direktur Rumah Sakit Adam Malik Medan yang merupakan Sekretaris Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Pusat. Kehadiran dokter tersebut dimanfaatkan untuk pelaksanaan tindakan perdana sekaligus memastikan kesiapan layanan sebelum diluncurkan secara resmi.

“Jadi beliau ada waktu hari ini makanya kita operasi perdana hari ini ada beliau, kita launching-nya besok,” katanya.

Dengan berfungsinya Cath Lab, Tarmizi berharap masyarakat di wilayah barat selatan Aceh tidak lagi harus menempuh perjalanan ke Banda Aceh untuk mendapatkan layanan intervensi jantung tertentu. Saat ini, fasilitas Cath Lab di wilayah tersebut disebut hanya tersedia di RSUD CND Aceh Barat dan salah satu rumah sakit di Aceh Selatan.

“Sekarang lagi menunggu proses kerja sama dengan BPJS, kita targetkan bulan Oktober nanti selesai supaya masyarakat tidak lagi ke Banda Aceh,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, akses layanan jantung di daerah juga berkaitan erat dengan kemampuan masyarakat menanggung biaya pengobatan jika harus dirujuk ke luar daerah. Menurutnya, tindakan pemasangan ring jantung dapat membutuhkan biaya sekitar Rp30 juta hingga Rp40 juta jika tidak ditanggung melalui skema pembiayaan kesehatan.

“Kalau tidak, satu kali pemasangan ring jantung itu bisa mencapai Rp30 juta sampai Rp40 juta, jadi kasihan masyarakat,” katanya.

Tarmizi menegaskan Pemkab Aceh Barat akan terus meningkatkan fasilitas dan peralatan kesehatan secara bertahap untuk memperkuat pelayanan di RSUD CND. Selain Cath Lab, pemerintah daerah juga akan menyempurnakan sejumlah fasilitas lain, termasuk peralatan CT Scan, agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin lengkap di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....