NU Aceh Barat Perkuat Nasionalisme lewat Beut NU Warong Kupi

  • 16 Agt 2026 14:04 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat kembali menggelar Beut NU Warong Kupi edisi khusus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, 15 Agustus 2026, malam. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi dan dakwah untuk memperkuat nilai keislaman, kebangsaan serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Beut NU Warong Kupi edisi kemerdekaan menghadirkan dua pemateri, yakni Danramil Woyla Barat Kapten Hermanto yang mewakili Dandim 0105/Aceh Barat serta Pimpinan Dayah Buket Iqra Al-Haramain, Waled Harmen Nuriqmar.

Ketua PCNU Aceh Barat, Dr. Tgk. H. Khairul Azhar, MA, mengatakan kemerdekaan Indonesia merupakan nikmat besar yang patut disyukuri dan diisi melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui seremoni, tetapi harus diterjemahkan melalui penguatan akhlak, pendidikan, persatuan, kepedulian sosial dan pengabdian kepada negara.

“Para ulama dan santri memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, generasi hari ini harus melanjutkan perjuangan tersebut dengan ilmu, akhlak, persatuan dan pengabdian,” ujar Khairul Azhar.

Ia menjelaskan, Beut NU Warong Kupi merupakan upaya PCNU Aceh Barat menghadirkan dakwah dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Aceh.

“Warong kupi merupakan ruang perjumpaan masyarakat Aceh. Kita manfaatkan sebagai tempat silaturahmi, berdiskusi dan belajar. Jadi masyarakat tidak hanya berkumpul untuk ngopi, tetapi juga mendapatkan ilmu serta penguatan nilai agama dan kebangsaan,” katanya.

Sementara itu, Kapten Hermanto menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ia menilai sinergi antara TNI, ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus membangun generasi yang memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Dari perspektif keislaman, Waled Harmen Nuriqmar mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT serta memperkuat pengabdian kepada agama, masyarakat dan bangsa.

Ia menekankan kecintaan terhadap tanah air dapat diwujudkan melalui sikap menjaga persaudaraan, menghormati sesama, menjaga keamanan serta membangun generasi yang berilmu dan berakhlak.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diikuti pengurus NU, ulama, unsur TNI, tokoh masyarakat, santri, pemuda serta masyarakat umum.

PCNU Aceh Barat berharap Beut NU Warong Kupi edisi khusus kemerdekaan dapat memperkuat hubungan antara ulama dan umara, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah serta membangun komitmen bersama dalam mengisi kemerdekaan.

“Semoga dari warong kupi ini lahir gagasan-gagasan besar untuk umat dan bangsa. Kita ingin dakwah NU hadir di tengah masyarakat, menyatukan, mencerahkan dan memberikan manfaat,” ucap Khairul Azhar.

Beut NU Warong Kupi menjadi salah satu agenda dakwah PCNU Aceh Barat yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah dengan memanfaatkan warung kopi sebagai ruang silaturahmi, edukasi keagamaan dan penguatan nilai kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....