Rabu Abeh di Aceh Barat, Pemkab Ajak Warga Perkuat Doa
- 13 Agt 2026 00:03 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar zikir dan doa tolak bala Rabu Abeh serta Majelis Taklim di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh, Rabu, 12 Agustus 2026, sebagai ikhtiar memohon keselamatan dan perlindungan bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pejabat daerah dan ASN tersebut juga menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan serta melestarikan tradisi masyarakat Aceh.
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, Rabu Abeh merupakan tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun di Aceh pada Rabu terakhir bulan Safar. Tradisi tersebut diisi dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar masyarakat dijauhkan dari penyakit, bala dan berbagai mara bahaya.
“Jadi setiap akhir bulan Safar hari Rabu-nya itu berdoa bersama untuk tolak bala, artinya supaya kita dijauhkan dari penyakit dan bala atau mara bahaya,” kata Tarmizi.
Menurut Tarmizi, pelaksanaan Rabu Abeh kali ini juga dirangkaikan dengan agenda Majelis Taklim Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Momentum tersebut dinilai menjadi kesempatan bagi jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus meningkatkan silaturahmi.
Tarmizi menyebut pelaksanaan zikir dan doa juga bertepatan dengan momentum Hari Damai Aceh serta menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, doa bersama diarahkan agar masyarakat Aceh dan seluruh rakyat Indonesia senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan.
“Kita berdoa agar seluruh rakyat Indonesia dan Aceh diberi kesehatan, keselamatan dan perlindungan serta aman, damai dan sejahtera,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat Aceh Barat untuk tetap melestarikan nilai positif dari tradisi Rabu Abeh, khususnya melalui kegiatan doa bersama. Menurutnya, masyarakat yang tidak dapat mengikuti doa bersama di masjid tetap dapat melaksanakan doa tolak bala bersama keluarga di rumah.
“Kita mengimbau tradisi Rabu Abeh ini, yang baik dan bagusnya adalah berdoa bersama, minimal kalau tidak bisa berdoa bersama dengan masyarakat maka bisa berdoa di rumah bersama keluarga untuk tolak bala,” katanya.
Tarmizi berharap ikhtiar melalui zikir dan doa dapat memperkuat ketakwaan sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengajak masyarakat mengikuti majelis taklim yang tersedia di tingkat gampong, kecamatan maupun kabupaten sebagai sarana memperdalam ilmu agama.
“Semoga masyarakat Aceh Barat diberikan kesehatan, keselamatan, perlindungan dan tidak ada bencana,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....