Satgas PRR Tinjau Jambak, Wabup Aceh Barat Dorong Percepatan

  • 11 Agt 2026 22:27 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil mendampingi Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam (PRR) Wilayah Aceh I meninjau sejumlah fasilitas terdampak banjir bandang di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa, 11 Agustus 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi Huntara, jembatan, tebing sungai, sekolah dan fasilitas lainnya sekaligus mengidentifikasi kendala yang perlu segera ditangani.

Said Fadheil mengatakan, kunjungan Tim Satgas PRR menjadi kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, kondisi lapangan perlu menjadi dasar dalam menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar penanganannya sesuai kebutuhan.

“Insyaallah dengan kedatangan Tim Satgas ini akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Barat. Jadi kita memohon dukungan dari Tim Satgas dalam percepatan rehabilitasi di Desa Jambak ini,” kata Said.

Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana, termasuk sekolah, jembatan, bronjong di tepian sungai, kantor keuchik dan lahan persawahan. Pemeriksaan lapangan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan masing-masing sektor.

Said menyebutkan, Desa Jambak sebelumnya juga telah ditinjau Menteri Pekerjaan Umum untuk melihat kondisi wilayah yang terdampak bencana. Ia berharap kunjungan lanjutan dari Tim Satgas PRR dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan.

“Kami atas nama Pemkab Aceh Barat dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih kepada Tim Satgas, kami memohon petunjuk dan arahannya agar proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Aceh Barat dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Menurut Said, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar berbagai kebutuhan masyarakat terdampak dapat masuk dalam pembahasan dan penanganan lintas kementerian serta lembaga.

Ia berharap hasil peninjauan Tim Satgas PRR di Desa Jambak dapat segera ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan. “Kita berharap berbagai kendala yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya dengan lebih baik,” kata Said.

Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah Aceh I Percepatan PRR Laksma TNI Nouldy Jan Tangka mengatakan, tim melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas yang terdampak bencana di Desa Jambak. Ia menyebutkan, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan untuk pembahasan lebih lanjut di tingkat pusat.

“Kami sudah meninjau tadi ke sekolah yang terdampak bencana, kemudian jembatan, bronjong yang sudah dibangun di tepian sungai, kantor keuchik dan sawah yang kondisinya rusak berat,” kata Nouldy.

Nouldy menjelaskan, berbagai temuan di lapangan akan disampaikan kepada Satgas PRR di Jakarta untuk selanjutnya dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat eksekusi penanganan sesuai kewenangan dan kebutuhan di daerah.

Bagi Pemkab Aceh Barat, peninjauan langsung ini menjadi bagian penting dalam memastikan persoalan pascabencana tidak berhenti pada pendataan. Said menegaskan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi di Desa Jambak dapat ditangani secara bertahap dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....