Hari Konservasi Alam Nasional 'Kupuewo' Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam

  • 11 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Komunitas Kupuewo mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional 10 Agustus 2026
  • Ketua Komunitas Irsadi Aristora menekankan bahwa kelestarian alam adalah komponen penting dalam kehidupan manusia dan keberlanjutan generasi mendatang
  • Ajakan ini bertujuan untuk ikut menjaga kawasan dan satwa yang dilindungi di wilayah Krueng Woyla, Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Komunitas Peduli Krueng Woyla (Kupuewo) mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam, serta ikut menjaga kawasan dan satwa yang dilindungi. Hal itu disampaikan dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional yang jatuh pada 10 Agustus 2026.

"Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan kehidupan generasi mendatang yang sangat bergantung pada kelestarian alam sebagai salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia," ujar Ketua Komunitas Kupeuwo, Irsadi Aristora, Selasa 11 Agustus 2026.

Ia mengatakan konservasi alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun komunitas lingkungan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Menurutnya, kondisi alam yang terjaga dan ekosistem yang sehat akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia, salah satunya dalam menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.

“Air merupakan kebutuhan utama manusia. Ketersediaan air yang baik dan berkelanjutan sangat bergantung pada kondisi alam dan ekosistem yang sehat,” kata Irsadi Aristora.

Ia juga menjelaskan, keberadaan satwa memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap satwa memiliki fungsi dan peran masing-masing dalam menjaga agar keseimbangan alam tetap berlangsung.

Selain satwa, keberadaan flora atau tumbuhan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Tumbuhan memberikan berbagai manfaat, mulai dari sumber nutrisi dan gizi, bahan obat-obatan, hingga kebutuhan sandang dan papan.

“Tumbuhan juga memiliki peran yang sangat penting karena mampu menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia. Melalui proses fotosintesis, tumbuhan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen,” ujarnya.

Irsadi menegaskan bahwa manusia tidak dapat memisahkan diri dari alam. Kehidupan manusia sangat bergantung pada keberadaan air, tumbuhan, satwa, dan keseimbangan ekosistem.

“Masih merasa manusia paling hebat? Tanpa air, tanpa satwa dan tanpa tumbuhan, kita akan binasa. Jadi, yuk kita jaga alam agar alam juga menjaga kita,” tegasnya.

Ia berharap momentum Hari Konservasi Alam Nasional dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan, menjaga kawasan lindung, melindungi satwa, serta mempertahankan keberadaan hutan dan sumber-sumber air.

" Kupuewo juga mengajak masyarakat untuk menjadikan konservasi alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari demi memastikan alam tetap lestari dan dapat dinikmati oleh anak cucu di masa mendatang,”tutupnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....