Satpolairud Polres Aceh Barat Selamatkan ABK Kapal Karam di tengah Laut
- 06 Agt 2026 17:36 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kesigapan personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Aceh Barat bersama nelayan berhasil menyelamatkan seluruh anak buah kapal (ABK) KM Putri Ayu yang karam akibat diterjang cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Aceh Barat. Operasi penyelamatan yang berlangsung sejak Rabu malam hingga Kamis pagi berakhir dengan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Peristiwa itu bermula saat KM Putri Ayu GT 4 yang dinakhodai Musliadi (26) bersama seorang ABK, Iwan (27), berangkat melaut pada Selasa, 4 Agustus 2026. Setelah semalam berada di laut, kapal diterjang gelombang tinggi disertai angin kencang hingga mengalami kebocoran dan akhirnya karam di perairan sekitar 23 mil laut dari pesisir Kabupaten Aceh Barat.
Beruntung, kedua nelayan tersebut berhasil diselamatkan oleh kapal pukat KM Sukma yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Satpolairud Polres Aceh Barat yang segera berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk melakukan evakuasi.
Pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, personel Satpolairud yang dipimpin Kasat Polairud Polres Aceh Barat, AKP Karianta S., bersama sejumlah nelayan bertolak dari Pancang Inabah Laut, Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan, menggunakan satu unit kapal nelayan menuju lokasi kejadian.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP Karianta S., mengatakan kecepatan respons personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan.
"Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan nelayan. Alhamdulillah seluruh awak kapal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama kami dalam setiap penanganan kejadian di wilayah perairan," ujar AKP Karianta.
Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca, memastikan kondisi kapal layak berlayar, serta melengkapi peralatan keselamatan sebelum melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.
Setelah melakukan pencarian dan penjemputan selama beberapa jam, tim gabungan berhasil menjangkau lokasi pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Seluruh awak KM Putri Ayu kemudian dievakuasi, sementara kapal yang mengalami kebocoran akibat dihantam gelombang ditarik menuju pangkalan di Kecamatan Johan Pahlawan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, operasi penyelamatan dinyatakan selesai setelah KM Putri Ayu bersama kedua awaknya tiba di Dermaga Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kedua nelayan selanjutnya diserahkan kepada keluarga dalam kondisi selamat, sementara kapal mengalami kerusakan cukup berat akibat hempasan ombak.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat nelayan dalam menghadapi kondisi darurat di laut. Kolaborasi yang cepat dan terkoordinasi berhasil menyelamatkan nyawa nelayan sekaligus mempercepat proses evakuasi hingga seluruh korban dapat kembali dengan selamat. Polres Aceh Barat kembali mengimbau masyarakat pesisir untuk tidak memaksakan melaut saat kondisi cuaca ekstrem demi keselamatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....