BPBD Aceh Barat: Hujan Tekan Penyebaran Karhutla, Bara Gambut Masih Berasap

  • 05 Agt 2026 16:18 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat sejak Minggu, 2 Agustus 2026, malam hingga Senin pagi memberikan dampak positif terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap akibat bara api yang tersimpan di lapisan gambut.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mampu menekan penyebaran api secara signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

"Untuk kondisi terakhir, pascahujan yang terjadi sejak Minggu malam hingga Senin pagi, bahkan kembali turun hujan pada malam harinya, sangat signifikan membantu penanganan karhutla di Aceh Barat. Sebelumnya kami masih mencatat lima titik kebakaran yang berpotensi meluas, namun setelah hujan potensi penyebaran api berhasil dihentikan," ujar Ronald, Selasa, 4 Agustus 2026 di ruang kerjanya.

Meski demikian, Ronald menjelaskan hasil pemantauan di lapangan masih menunjukkan sedikitnya empat titik yang mengeluarkan asap. Kondisi tersebut menandakan bara api di bawah permukaan tanah belum padam sepenuhnya.

Menurutnya, kendala utama dalam proses pemadaman berasal dari karakteristik lahan gambut yang memiliki ketebalan berbeda-beda sehingga api dapat terus menyala di bawah permukaan tanah.

"Kebakaran yang kami tangani terjadi di lahan gambut. Pada beberapa lokasi, ketebalan gambut diperkirakan mencapai lebih dari tiga meter, bahkan antara empat hingga tujuh meter. Dengan kondisi seperti itu, hujan satu atau dua kali belum cukup untuk memadamkan bara api secara total. Dibutuhkan injeksi air dalam jumlah yang cukup agar bara di dalam tanah benar-benar padam," katanya.

Ronald menyebutkan salah satu kawasan yang masih menjadi perhatian adalah Gampong Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga. Wilayah tersebut merupakan kawasan kubah gambut dengan lapisan yang cukup tebal sehingga hingga kini masih ditemukan kepulan asap meski api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

"Lokasi Cot Seumeureung merupakan salah satu kawasan kubah gambut. Hasil pemantauan terakhir masih terlihat asap keluar dari dalam lapisan gambut. Karena itu kami terus melakukan pemantauan agar bara api tidak kembali memicu kebakaran baru," ujarnya.

BPBD Aceh Barat bersama tim gabungan akan terus melakukan patroli dan pemantauan di titik-titik rawan sambil berharap curah hujan tetap tinggi agar seluruh bara api di bawah permukaan gambut dapat dipadamkan secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....