Optimalisasi PAD Jadi Andalan Aceh Barat Hadapi Tekanan Fiskal Daerah

  • 04 Agt 2026 21:56 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengintensifkan upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai strategi memperkuat kemampuan fiskal di tengah keterbatasan keuangan daerah. Langkah tersebut disampaikan Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM saat memberikan arahan kepada Satuan Tugas Pendapatan Asli Daerah (Satgas PAD) di Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut Tarmizi, peningkatan PAD menjadi perhatian pemerintah pusat sehingga seluruh potensi penerimaan daerah harus dimaksimalkan tanpa menambah beban masyarakat kecil. Ia menegaskan Satgas PAD memiliki peran penting dalam memastikan seluruh sumber pendapatan dapat tergali secara optimal.

"Semua potensi PAD jangan sampai ada yang luput, kemudian kita fokusnya PBB dan yang lain-lain itu jangan sampai membebani masyarakat, kita fokusnya objek-objek yang tidak bersentuhan dengan masyarakat bawah," kata Tarmizi. Ia menjelaskan strategi tersebut diarahkan agar peningkatan pendapatan daerah tetap menjaga daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menyiapkan dukungan bagi Satgas PAD apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaan tugas di lapangan. "Jika Satgas PAD memerlukan surat bersama dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk menunjang tugas di lapangan maka kami akan mengeluarkan surat tersebut," ujarnya.

Selain mengoptimalkan sumber PAD yang telah ada, Tarmizi meminta Satgas PAD mempelajari praktik terbaik dari daerah lain yang berhasil meningkatkan pendapatan daerah melalui inovasi kebijakan. "Pelajari juga daerah lain yang mereka memang lebih kreatif untuk menciptakan sumber PAD, kalau memang kita harus belajar ke sana ya kita Satgas PAD akan ke sana," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi penerimaan yang sudah tersedia, termasuk mendorong penggunaan kendaraan berpelat nomor BL E oleh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Kebijakan tersebut dinilai dapat meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah tanpa menciptakan pungutan baru bagi masyarakat.

Tarmizi menilai penguatan PAD menjadi kebutuhan mendesak karena kemampuan fiskal daerah masih sangat bergantung pada pendapatan sendiri dan dana transfer dari pemerintah pusat. "Kalau kita betul-betul maksimal dalam menjalankan ini bersama, maka kami yakin insyaallah PAD Kabupaten Aceh Barat akan meningkat, satu-satunya sumber keuangan daerah di tengah fiskal yang lemah saat ini adalah PAD dan dana transfer," ujar Tarmizi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....