Pemkab Aceh Barat Terima Ratusan Alsintan, Produktivitas Petani Digenjot

  • 13 Jul 2026 17:06 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Pemkab Aceh Barat menerima 35 hand tractor, 39 traktor, dan 200 unit pompa air dari Kementerian Pertanian pada 13 Juli 2026 untuk memperkuat sektor pertanian.
  • Bupati Tarmizi menegaskan seluruh alsintan akan dipetakan terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada kelompok tani untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
  • Target pemerintah daerah adalah meningkatkan produksi pertanian dari tahun ke tahun dengan memanfaatkan alsintan untuk pengolahan lahan yang lebih efisien.
  • Pemkab Aceh Barat juga mengkaji mekanisme pengelolaan alsintan agar manfaatnya berkelanjutan dan dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menerima ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2026. Alsintan ini untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas petani.

Bantuan yang diterima pada Senin, 13 Juli 2026 itu merupakan hasil usulan Pemkab Aceh Barat kepada Kementerian Pertanian dan akan disalurkan kepada kelompok tani sesuai kebutuhan di lapangan.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM mengatakan bantuan alsintan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di daerah. Menurutnya, alsintan yang diterima terdiri atas 35 unit hand tractor, 39 unit traktor, dan 200 unit pompa air yang akan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

"Alhamdulillah alsintan yang kita usulkan ke Kementerian Pertanian sudah mulai datang. Tahun 2026 ini kita menerima 35 hand tractor, 39 traktor, dan 200 unit pompa air. Jadi totalnya ratusan unit alsintan yang kita terima," kata Tarmizi dalam pernyataan tertulisnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan pemerintah pusat kepada Aceh Barat setelah sebelumnya pada tahun 2025 daerah itu juga menerima 10 unit traktor. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian di Aceh Barat.

Tarmizi menegaskan seluruh alsintan yang diterima akan dipetakan terlebih dahulu sebelum disalurkan kepada kelompok tani. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan petani di setiap wilayah.

"Kita evaluasi dan petakan sesuai kebutuhan kelompok tani. Harapannya lahan yang selama ini belum produktif menjadi produktif, sedangkan yang sudah produktif dapat menghasilkan lebih maksimal. Target kita adalah meningkatkan produksi pertanian dari tahun ke tahun," ujarnya dalam pernyataan tertulisnya.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga tengah mengkaji mekanisme pengelolaan alsintan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh kelompok tani. Skema tersebut juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa mengurangi tujuan utama bantuan untuk mendukung kesejahteraan petani.

Pemkab Aceh Barat berharap penambahan ratusan unit alsintan tersebut dapat mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja petani, serta mendorong peningkatan hasil panen di berbagai sentra pertanian. Pemerintah daerah juga berkomitmen terus memperjuangkan tambahan bantuan dari pemerintah pusat guna memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....