Puskesmas Cot Seumeureung Bagikan Masker Antisipasi ISPA akibat Karhutla
- 03 Agt 2026 20:38 WIB
- Meulaboh
Poin Utama
- UPTD Puskesmas Cot Seumeureung membagikan masker kepada ratusan siswa SMK Negeri 1 Samatiga
- Kegiatan pembagian masker dilakukan karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Aceh Barat
- Petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada para siswa
RRI.CO.ID, Meulaboh - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, membagikan masker kepada ratusan siswa SMK Negeri 1 Samatiga, Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.
Selain membagikan masker, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan saat kualitas udara menurun akibat kabut asap.
Kepala UPTD Puskesmas Cot Seumeureung, Yevi Rahmawati, mengatakan kegiatan sosialisasi dan pembagian masker merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap terjadi karhutla di wilayah Kecamatan Samatiga.
"Hari ini kami melakukan edukasi sekaligus membagikan masker kepada siswa SMK Negeri 1 Samatiga. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Samatiga sebagai langkah pencegahan gangguan pernapasan," ujarnya.
Yevi menjelaskan, edukasi tidak hanya diberikan kepada kalangan pelajar, tetapi juga kepada pasien rawat jalan dan masyarakat yang tinggal di kawasan terdampak kabut asap. Menurutnya, pembagian masker diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan akibat paparan asap.
"Masker juga kami bagikan kepada pasien rawat jalan dan masyarakat sekitar agar dampak buruk pencemaran udara terhadap kesehatan dapat diminimalkan," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala SMK Negeri 1 Samatiga Bidang Hubungan Masyarakat dan Industri, Nani Amalia Huzer, mengapresiasi langkah Puskesmas Cot Seumeureung dalam memberikan edukasi dan membagikan masker kepada para siswa.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk melindungi kesehatan peserta didik di tengah kondisi kualitas udara yang menurun akibat karhutla.
"Alhamdulillah, pembagian masker ini sangat membantu mencegah dampak polusi udara sehingga kesehatan anak-anak didik kami dapat lebih terjaga," ujarnya.
Nani mengatakan, meski kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sekitar wilayah Samatiga, kegiatan belajar mengajar di sekolah yang memiliki 318 siswa tersebut tetap berlangsung normal. Namun, pihak sekolah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terlebih wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan yang rawan terjadi karhutla.
UPTD Puskesmas Cot Seumeureung memastikan kegiatan edukasi dan pembagian masker akan terus dilakukan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Kecamatan Samatiga merupakan kawasan dengan bentangan lahan gambut yang terhubung dengan Kecamatan Bubon, Johan Pahlawan, dan Kaway XVI sehingga berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....