Karhutla di Aceh Barat Capai 31,1 Hektar, Pemadaman Darat dan Udara Terus Dilakukan
- 11 Jun 2026 10:44 WIB
- Meulaboh
Poin Utama
- BPBD Aceh Barat bersama TNI, Polri, Damkar, BNPB, dan masyarakat melakukan penanganan melalui pemadaman darat, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta water bombing menggunakan helikopter BNPB sejak awal Juni 2026.
- Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat telah membakar sekitar 31,1 hektare lahan yang tersebar di Kecamatan Bubon, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, Meureubo, dan Samatiga.
- Karhutla di Kecamatan Bubon telah tertangani 95 persen, sementara di Samatiga baru 40 persen, angin kencang, asap tebal, dan akses yang sulit menjadi kendala
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat hingga Rabu 10 Juni 2026 telah menghanguskan sekitar 31,1 hektare lahan. BPBD Aceh Barat bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman melalui jalur darat maupun udara untuk mencegah kebakaran meluas.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan titik-titik kebakaran tersebar di Kecamatan Bubon, Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, Meureubo, dan Samatiga.
"Luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 31,1 hektare. Tim gabungan terus melakukan penanganan intensif di seluruh lokasi terdampak dengan dukungan pemadaman darat, operasi modifikasi cuaca, serta helikopter water bombing dari BNPB," kata Ronald, dalam laporan Pusdalops diterima RRI.CO.ID, Kamis 11 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kebakaran terbesar terjadi di Kecamatan Bubon, tepatnya di Gampong Berawang seluas 15 hektare dan Gampong Kuta Padang Layung seluas 10 hektare.
Sementara titik lainnya berada di Gampong Lapang dan Seunebok, Kecamatan Johan Pahlawan, Gampong Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, dua titik di Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, serta Gampong Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga.

Menurut Ronald, BPBD menerima laporan kemunculan titik api secara bertahap sejak akhir Mei hingga awal Juni 2026. Pemadaman darat telah dilakukan sejak 31 Mei oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat.
Selain itu, BNPB juga mengerahkan dukungan penanganan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 4 dan 6 Juni 2026 serta water bombing menggunakan helikopter sejak 7 Juni hingga saat ini.
"Hingga saat ini kondisi di Kecamatan Bubon sudah tertangani sekitar 95 persen dari total area yang terbakar, sedangkan di Kecamatan Samatiga baru sekitar 40 persen karena masih terdapat titik-titik api dan asap di lokasi," ujarnya.
BPBD mencatat dampak kebakaran menyebabkan kerusakan vegetasi, munculnya asap yang mengganggu pernapasan masyarakat, serta berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala seperti angin kencang, asap tebal yang mengurangi jarak pandang, serta akses menuju lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat.
Penanganan karhutla melibatkan BPBD Aceh Barat, Kodim 0105/Aceh Barat, Polres Aceh Barat, Koramil dan Polsek setempat, Pos Damkar Woyla, KPH Wilayah IV, UKM PK Universitas Teuku Umar, serta masyarakat. Dukungan sarana yang digunakan antara lain kendaraan operasional, mesin pompa air, armada pemadam, dan satu unit helikopter water bombing BNPB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....