Ketum KONI Dorong Penguatan Tata Kelola PSSI dan Persiapan PON 2028
- 03 Agt 2026 18:11 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, mendorong Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memperkuat tata kelola organisasi sebagai fondasi pembinaan prestasi sepak bola nasional. Hal itu disampaikannya pada Kongres Biasa PSSI Tahun 2026 di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Kongres Biasa PSSI 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang ditandai dengan pemukulan gong. Pada kesempatan tersebut, Menpora juga membacakan pesan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam pesannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar harus memiliki cita-cita besar, termasuk membawa sepak bola nasional tampil di Piala Dunia 2030. Pemerintah, kata Presiden, akan terus memberikan dukungan kepada PSSI dan Tim Nasional Indonesia, termasuk melalui penyediaan infrastruktur olahraga.
"Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus punya cita-cita yang besar dan juga keberanian untuk mewujudkannya," demikian pesan Presiden yang dibacakan Menpora.
Presiden juga menekankan bahwa prestasi tidak akan tercapai tanpa pengorbanan. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting sebagai pemersatu bangsa sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mewujudkan mimpi mengenakan lambang Garuda di dada.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menilai Kongres Biasa PSSI menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyusun program pembinaan yang berorientasi pada prestasi.
"Saya berharap kongres ini dapat menyelesaikan berbagai hal yang didiskusikan, terutama terkait pembinaan organisasi. Organisasi yang baik akan melahirkan kompetisi yang berkualitas dan atlet-atlet berprestasi," ujarnya.
Marciano menegaskan, tata kelola organisasi yang baik dan soliditas kepengurusan akan melahirkan program kerja yang terukur sehingga mampu mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada bidang peningkatan prestasi olahraga.
Selain itu, KONI Pusat juga berharap penyelenggaraan cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat berlangsung lebih baik dibandingkan PON sebelumnya.
"KONI Pusat berharap pelaksanaan sepak bola pada PON XXII/2028 NTT-NTB lebih baik daripada PON sebelumnya. Kompetisi nasional harus dipersiapkan secara maksimal agar mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang dapat meningkatkan peringkat FIFA Indonesia," katanya.
Pada kesempatan itu, Marciano turut mengapresiasi sejumlah capaian PSSI di tingkat internasional, di antaranya keberhasilan Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia menjuarai Piala AFF 2026 serta Tim Nasional Futsal Indonesia yang meraih posisi runner-up pada AFC Futsal 2026.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia di berbagai ajang internasional.
Saat ini, peringkat dunia Indonesia terus menunjukkan perkembangan, dengan Timnas Sepak Bola Putra berada di peringkat ke-118 FIFA, Timnas Putri di peringkat ke-110 FIFA, Timnas Futsal Putra di peringkat ke-14 dunia, dan Timnas Futsal Putri di peringkat ke-21 dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....