Kadis Kominsa Apresiasi Kemenekraf Dorong Kreator Digital Aceh Barat
- 02 Agt 2026 23:55 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat, Dedi Mulianda, S.IP., M.Si mengapresiasi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang telah memilih Aceh Barat sebagai lokasi Workshop Monetisasi Konten Kreatif: Mengoptimalkan Platform Digital untuk Kreator di Aula STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif digital sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan platform digital sebagai sumber ekonomi baru.
Menurut Dedi, kepercayaan yang diberikan Kementerian Ekonomi Kreatif kepada Aceh Barat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan sektor ekonomi digital. Ia menilai workshop tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para kreator lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Ekonomi Kreatif RI yang telah memilih Aceh Barat sebagai lokasi pelaksanaan workshop ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan ruang digital sebagai sumber ekonomi baru,” kata Dedi.
| Baca juga: Bupati Simeulue Hadiri Acara PHBI |
Ia mengatakan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama ekonomi kreatif berbasis digital. Selain mampu menghasilkan konten berkualitas, generasi muda juga dinilai dapat menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Mahasiswa memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif digital. Tidak hanya menghasilkan konten yang berkualitas, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Dedi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Diskominsa terus memperkuat literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pelatihan yang mendorong lahirnya konten edukatif, inspiratif, dan memiliki nilai ekonomi.
Ia menjelaskan Diskominsa juga telah menyusun peta jalan dan arsitektur pemerintahan digital sebagai fondasi dalam mendukung pengembangan ekonomi digital di Aceh Barat. Bahkan, dari 100 program prioritas Bupati Aceh Barat, delapan program di antaranya berkaitan langsung dengan penguatan ekonomi digital.
“Ekonomi kreatif menjadi bagian dari visi dan misi Bupati Aceh Barat. Tahun lalu sudah dilaksanakan pelatihan content creator bagi 50 peserta, termasuk penyediaan fasilitas podcast sebagai media publikasi pemerintah sekaligus mendorong lahirnya kreator digital di daerah,” jelasnya.
Dedi menambahkan, berbagai perangkat daerah juga mulai mengembangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk pelatihan pembuatan konten promosi wisata yang dilaksanakan Dinas Pariwisata. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan Kementerian Ekonomi Kreatif dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak peluang usaha baru yang tercipta. Dedi juga menilai Aceh Barat memiliki modal besar melalui kekayaan budaya, termasuk motif khas Sulubayung yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dan berpotensi dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif.
“Melalui kolaborasi ini kami berharap semakin banyak peluang yang dapat dikembangkan, sehingga ekonomi kreatif mampu menjadi salah satu sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh Barat,” tutup Dedi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....