Bunda Inklusi dan Forum Pendidik Madrasah Inklusif Aceh Barat Dikukuhkan

  • 29 Jul 2026 14:10 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si.,melantik pengurus Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Kabupaten Aceh Barat di Aula Kankemenag Aceh Barat, Selasa, 28 Juli 2026. Selain itu juga, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Aceh, Ny. Nurlaili mengukuhkan Ketua DWP Kankemenag Aceh Barat, Ny. Satwani, S.HI sebgai bunda Insklusi Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., mengatakan pengukuhan Bunda Inklusi dan pelantikan Forum Pendidik Madrasah Inklusif merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama memperluas layanan pendidikan yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.

"Hari ini kita melaksanakan kunjungan kerja ke Aceh Barat. Salah satu agendanya adalah pengukuhan Bunda Inklusi dan pelantikan Forum Pendidik Madrasah Inklusif. Mengapa harus ada madrasah inklusi? Karena hampir di setiap daerah terdapat anak-anak berkebutuhan khusus, sementara di bawah Kementerian Agama belum ada madrasah khusus," ujar Azhari.

Ia menjelaskan, anak-anak berkebutuhan khusus akan diterima di madrasah reguler dengan pendekatan dan perlakuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Karena itu, setiap kabupaten dibentuk Forum Pendidik Madrasah Inklusif untuk memperkuat kapasitas guru dalam memberikan layanan pembelajaran yang inklusif.

"Melalui forum ini, anak-anak berkebutuhan khusus dapat belajar bersama di kelas reguler dengan pendampingan dan metode pembelajaran yang sesuai, sehingga mereka memperoleh hak pendidikan yang sama," katanya.

Selain pengukuhan dan pelantikan, Azhari juga memberikan pembinaan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat. Ia menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Aceh Barat, Dr. H. Khairul Azhar, S.Ag., MA., berharap keberadaan Bunda Inklusi dan Forum Pendidik Madrasah Inklusif mampu memperkuat komitmen seluruh madrasah di Aceh Barat dalam memberikan layanan pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Agama berharap penguatan layanan madrasah inklusif dan peningkatan kompetensi ASN dapat berjalan seiring dalam mewujudkan pelayanan pendidikan dan keagamaan yang semakin berkualitas di Kabupaten Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....