Bupati Aceh Barat Bentuk Tim Khusus Awasi Kantin Sekolah Sehat

  • 27 Jul 2026 16:32 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menginstruksikan pembentukan tim khusus pengawasan kantin sekolah yang melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta rumah sakit dalam rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin, 27 Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan makanan dan minuman yang dijual di kantin SD dan SMP aman dikonsumsi siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Barat.

Instruksi itu disampaikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurut Bupati, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar, tetapi juga oleh kondisi kesehatan para siswa.

Tarmizi mengatakan sektor pendidikan mendapat perhatian besar dari pemerintah karena memperoleh alokasi anggaran minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh sebab itu, anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Sektor pendidikan memiliki dukungan anggaran yang besar karena secara nasional mendapatkan alokasi minimal 20 persen dari APBD. Anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil yang terukur,” kata Tarmizi.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan peserta didik, Bupati meminta agar tim khusus yang dibentuk dapat melakukan pengawasan secara rutin terhadap kantin sekolah. Tim tersebut akan memastikan seluruh makanan dan minuman yang dijual memenuhi standar keamanan dan kesehatan bagi anak-anak.

Tarmizi juga menginstruksikan seluruh sekolah untuk tidak lagi menjual produk yang berpotensi membahayakan kesehatan siswa. Menurutnya, kantin sekolah harus menjadi tempat yang menyediakan makanan bergizi guna mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar peserta didik.

“Saya minta agar seluruh sekolah menghentikan penjualan makanan maupun minuman yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan anak, serta menggantinya dengan produk yang lebih sehat dan bergizi,” tegasnya.

Selain menyoroti pengawasan kantin sekolah, Tarmizi mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Ia menilai kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Aceh Barat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menetapkan target agar Kabupaten Aceh Barat menjadi daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Provinsi Aceh pada 2028. Ia meminta seluruh aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadikan target tersebut sebagai komitmen bersama yang diwujudkan melalui kerja nyata.

“Saya ingin Dinas Pendidikan menjadi keluarga besar yang memiliki satu tujuan. Kita targetkan pada tahun 2028 pendidikan Aceh Barat menjadi yang terbaik di seluruh Aceh. Target ini harus menjadi komitmen bersama dan diwujudkan melalui kerja nyata,” ujar Tarmizi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....