PCNU Aceh Barat Berencana Mengadakan Beut NU Warong Kuphi di Kantin Pancasila

  • 28 Sep 2026 20:34 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Barat, Melalui program Beut NU Warong Kuphi, PCNU Aceh Barat kembali menghadirkan ruang silaturahmi, diskusi dan berbagi gagasan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Memasuki edisi Oktober 2026, Beut NU Warong Kuphi mengangkat tema “Peran Pemuda di Era Kini”. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026, bertempat di Kantin Pancasila, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara panitia Beut NU Warong Kuphi dengan Keuchik Kuta Padang, Safrizal, bersama unsur terkait. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda teknis, mulai dari konsep kegiatan, pemateri, peserta hingga dukungan dari pihak gampong.

Beut NU Warong Kuphi edisi Oktober diperkirakan akan diikuti sekitar 70–100 peserta, yang terdiri dari unsur PCNU Aceh Barat, pemuda serta masyarakat Gampong Kuta Padang.

Untuk memperkaya perspektif diskusi, panitia merencanakan menghadirkan dua orang pemateri, masing-masing satu orang dari unsur PCNU Aceh Barat dan satu orang dari unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Dari unsur pemerintah, panitia merencanakan menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat.

Ketua PCNU Aceh Barat Waled Dr. H. Khairul Azhar, MA, melalui Sekretaris PCNU Aceh Barat Aduwina Pakeh, M.Sc, Senin 28 September 2026 mengatakan bahwa Beut NU Warong Kuphi merupakan salah satu ruang yang dibangun untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara ulama, kader NU, pemerintah, pemuda dan masyarakat.

Menurutnya, konsep sederhana melalui pertemuan di warong kopi justru dapat menjadi ruang yang strategis untuk membicarakan berbagai persoalan masyarakat sekaligus melahirkan gagasan-gagasan baru.

“Kita ingin Beut NU Warong Kuphi menjadi ruang yang sederhana, tetapi melahirkan gagasan besar. Khusus edisi Oktober, kita ingin memberikan ruang yang lebih besar kepada pemuda untuk membicarakan peran mereka di tengah perubahan zaman,” kata Aduwina Pakeh

Ia menegaskan, pemuda memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, keberadaan pemuda tidak cukup hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga perlu diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan mengambil bagian dalam proses pembangunan.

“Pemuda jangan hanya menjadi objek pembangunan. Mereka harus diberikan ruang untuk menjadi bagian dari solusi, menyampaikan gagasan dan ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Menurutnya, forum seperti Beut NU Warong Kuphi diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran sosial bagi generasi muda, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian, keberanian menyampaikan gagasan dan semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Sementara itu, Keuchik Kuta Padang, Safrizal, menyambut baik rencana pelaksanaan Beut NU Warong Kuphi di wilayah Gampong Kuta Padang.

Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog antara pemuda, masyarakat, organisasi keagamaan dan pemerintah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap mendukung sesuai kemampuan pihak gampong. Mudah-mudahan Beut NU Warong Kuphi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kuta Padang,” ujar Safrizal.

Sebagai bentuk dukungan, pihak Gampong Kuta Padang menyatakan kesiapan membantu kebutuhan konsumsi kegiatan. Sementara teknis penyediaan konsumsi dan kebutuhan lainnya akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama panitia.

Rapat dan koordinasi lanjutan akan dilakukan oleh Panitia Beut NU Warong Kuphi yang diketuai H. Jakfar, dengan Abu Rangkileh sebagai sekretaris.

Beut NU Warong Kuphi selama ini dikembangkan sebagai ruang perjumpaan yang memadukan suasana santai dengan pembahasan isu-isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Tradisi ngopi, mengaji dan berbagi gagasan menjadi bagian penting dari semangat kegiatan tersebut.

Melalui edisi Oktober yang secara khusus mengangkat isu pemuda, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi semata. Lebih jauh, forum tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa generasi muda memiliki ruang dan tanggung jawab untuk ikut menjaga kehidupan sosial, memperkuat persatuan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dengan semangat silaturahmi, ngopi, mengaji dan berbagi gagasan, Beut NU Warong Kuphi edisi Oktober diharapkan kembali menjadi ruang yang memperkuat jamiyah NU, mempertemukan berbagai unsur masyarakat dan melahirkan perspektif baru tentang bagaimana pemuda dapat mengambil peran di tengah dinamika zaman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....