Bentuk Syukur, Petani Gampong Paya Lumpat "Khanduri Bungong Pade"

  • 12 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Masyarakat Gampong Paya Lumpat mengadakan khanduri bungong pade (kenduri bunga padi) sebagai tradisi turun temurun yang dilaksanakan saat tanaman padi mulai berbunga untuk melindungi dari hama
  • Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menghargai kegiatan adat ini karena memberikan nilai positif sebagai forum musyawarah petani mendiskusikan persoalan pertanian dan kebijakan pemerintah seperti jadwal tanam, panen, dan pompanisasi lahan

RRI.CO.ID, Meulaboh - Masyarakat Gampong Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat mengadakan khanduri bungong pade (kenduri bunga padi), Minggu 12 Juli 2026. Tradisi ini sudah dilaksanakan turun temurun keluarga petani pada saat tanaman padi mulai berbunga.

Masyarakat datang membawa makanan dari rumah masing-masing seperti nasi terbungkus daun pisang dan dikumpulkan. Selanjutnya warga melaksanakan zikir dan doa bersama.

Dalam pertemuan di balai tani, warga berbagai lintas usia duduk musyawarah membicarakan persoalan pertanian dan cara mengatasi serangan hama padi. Sebagian petani memasak nasi bubur dan "kuah beulangong" di belakang balai pertemuan.

Penyuluh pertanian meninjau kondisi tanaman padi pada acara khanduri bungong pade di Gampong Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Minggu 12 Juli 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

Dilanjutkan dengan kenduri bersama seluruh keluarga petani. Menyantap makanan seperti nasi berbungkus daun pisang yang sudah disiapkan.

Setelah doa selesai barulah petani membawa sisa makanan dan bubur nasi putih hambar, ditebar ke lahan sawah. Ritual ini menjadi bagian mencegah tanaman padi digerogoti hama tikus dan wereng.

"Kami melakukan apa yang telah diwariskan. Tabur bubur nasi hambar dan sisa makanan ini dapat mengusir hama tikus dan hama lainnya," ujar Irwan Adli, salah seorang petani Paya Lumpat.

Upaya mengusir hama dilakukan masyarakat tani pada dasarnya adalah melalui ritual doa bersama, bermohon perlindungan Allah SWT agar tanaman padi tetap tumbuh subur dan selamat sampai panen.

Petani menaburkan bubur kanji nasi hambar ke sela sela tanaman padi pada acara khanduri bungong pade di Gampong Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Minggu 12 Juli 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

Sisa makanan dan bubur nasi putih yang ditebar ke tanaman padi untuk mengalihkan hama tikus tidak memakan tanaman padi. Singkatnya, bubur hambar dan sisa makanan itu untuk tikus agar tidak memakan tanaman padi.

"Tikus adalah mahluk hidup, dia mencari makanan. Karena itu kita berikan sisa makanan kita agar tidak merusak tanaman padi yang sedang tumbuh dan berbunga," sebut Pensiunan ASN ini.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengapresiasi adanya kegiatan adat para petani. Banyak nilai positif yang terkandung dalam kegiatan adat ini, salah satunya menjadi forum diskusi para petani.

"Menurut kami acara seperti ini sangat positif. Dimana para petani ada momen kebersamaan, bermusyawarah membicarakan berbagai hal tentang pertanian," ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Rahmi Rukhyat, S.P, M.P.

Makan bersama pada acara khanduri bungong pade di Gampong Paya Lumpat, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Minggu 12 Juli 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

Musyarah merupakan salah satu bagian menyamakan persepsi dan ruang pemerintah menyampaikan berbagai kebijakan. Salah satunya adalah jadwal tanam, panen dan jadwal turun sawah serentak.

Rahmi Rukhyat, menyebut Pemkab Aceh Barat menaruh perhatian sangat besar pada sektor pertanian. Luas lahan pertanian Aceh Barat saat ini adalah 9.890 hektar.

Dengan perhitungan dua Indeks Pertanian (IP), produksi pertanian Aceh Barat telah mencapai rata-rata 6,3 ton sehingga Aceh Barat surflus 15,5 ribu ton per tahun.

"Tahun ini kita sudah mengusulkan pompanisasi besar untuk Paya Lumpat menyesuaikan kondisi lahan. Kita dukung terus karena di sini produktivitas tanaman padinya sangat bagus," ujar Rahmi, didampingi para penyuluh muda yang turut hadir di acara ini.

Acara ini dihadiri para petani dan keluarnya, aparatur gampong, kejrun blang, penyuluh pertanian. Setelah doa dan zikir bersama petani meninjau masing-masing tanaman padi yang sedang mulai berbunga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....