Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

  • 09 Jul 2026 11:55 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Senator DPD RI Azhari Cage membantu pemulangan jenazah Juliati Ibrahim, 50 tahun, asal Bireuen dari Malaysia yang meninggal pada 5 Juli 2026 di RS Teungku Ampuan Rahimah Klang Selangor.
  • Biaya pemulangan jenazah sebesar 27 juta rupiah sepenuhnya ditanggung dari anggaran pribadi Azhari Cage, dengan rincian 25 juta dari Malaysia ke Medan dan 2 juta untuk ambulans dari Medan ke Matang Bireuen.
  • Dua anak almarhum Juliati Ibrahim yang masih kecil juga ikut dipulangkan ke Aceh melalui penerbangan MH864 dari Kuala Lumpur ke Kualanamu Medan pada 9 Juli 2026.

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP, kembali membantu pemulangan jenazah warga asal Bireuen dari Malaysia. Selain itu, juga ikut pulang ke Aceh, dua anak almarhumah yang masih kecil.

Biaya pemulangan sedikitnya membutuhkan dana sekitar 27 juta rupiah dan semua dana ditanggung dari anggaran pribadi Azhari Cage.

Sosok tersebut adalah almarhumah Juliati Ibrahim, 50 tahun, warga asal Dusun Lamkuta, Desa Raya Tambo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Almarhumah dilaporkan sudah lama merantau ke Malaysia dan mengalami komplikasi penyakit dalam serta meninggal dalam perawatan di RS Teungku Ampuan Rahimah, Klang Selangor, Malaysia, pada 5 Juli 2026, pukul 14.38 waktu Malaysia.

"Saya dihubungi oleh keluarga Almarhumah dari dari Gampoeng Raya Tambo untuk membantu membawa pulang jenazah almarhum dan 2 anaknya yang masih kecil-kecil," kata Azhari Cage, Kamis pagi 9 Juli 2026.

"Selanjutnya kita koordinasi dengan tim kita di Malaysia, Bospon, dan alhamdulillah Jenazah akan diterbangkan dari Kuala Lumpur ke Kualanamu Medan dengan pesawat MH864 diperkirakan tiba di Medan jam pukul 14.55, Kamis siang 9 Juli 2026."

"Biaya untuk pemulangan jenazah almarhumah 27 juta ditanggung oleh saya pribadi dengan rincian 25 juta dari Malaysia ke Medan dan ambulance 2 juta dari Medan ke Matang Bireun. Kita doakan almarhumah diberi tempat yang layak di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan tabah terhadap musibah ini," ujar mantan juru bicara KPA Pusat, organisasi eks kombatan GAM, ini lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....