Bupati Aceh Barat Ajak Warga Perkuat Syiar Islam lewat Pengajian

  • 05 Jul 2026 12:32 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pengajian Akbar Kecamatan Woyla yang digelar Dayah Miftahul Jannah di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu, 4 Juli 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pimpinan Dayah Raudhatul Mu'arif Al Aziziyah Cot Trung, H. Muhammad Amin atau Ayah Min, dan dihadiri masyarakat dari berbagai gampong di Kecamatan Woyla.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi mengatakan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari dampak konflik dunia, bencana alam, hingga perkembangan teknologi yang membawa berbagai pengaruh negatif. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar mampu menjaga generasi muda dari berbagai ancaman.

"Tantangan zaman di era teknologi saat ini sangat berat, termasuk penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan. Bahkan sudah ada yang dikenal dengan paket narkoba untuk kalangan tertentu dan itu sudah menyasar anak-anak kita di sekolah," kata Tarmizi.

Ia menegaskan, penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama karena dapat merusak masa depan generasi muda Aceh Barat. Oleh sebab itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai langkah pencegahan melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dan keterlibatan masyarakat.

"Semua pihak, baik aparat kepolisian, pemerintah maupun masyarakat harus bersama-sama mencegah dan memberantas persoalan ini. Kita tidak boleh membiarkan generasi muda kehilangan masa depannya akibat narkoba," ujarnya.

Tarmizi juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program keagamaan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Program tersebut di antaranya Gerakan Magrib Mengaji, majelis taklim di tingkat gampong, serta majelis taklim di tingkat kecamatan sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman.

"Harapan kami kepada seluruh masyarakat agar bersatu dan menjalankan instruksi pemerintah, seperti program Magrib Mengaji, majelis taklim gampong, dan majelis taklim kecamatan. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia," kata Tarmizi.

Bupati berharap kegiatan pengajian akbar seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, pengajian juga menjadi media efektif untuk mengajak masyarakat mencegah kemungkaran serta memperkuat semangat dalam mengamalkan ajaran Islam demi mewujudkan Aceh Barat yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....