Nagan Raya Perkuat Literasi Investasi Melalui Seminar Syariah

  • 25 Jun 2026 20:56 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya membuka Seminar Sehari Sekolah Pasar Modal Syariah di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu, 24 Juni 2026, untuk meningkatkan literasi investasi masyarakat. Kegiatan yang dibuka Plt Sekretaris Daerah Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, itu mengangkat tema “Investasi Halal Mewujudkan Kemandirian Ekonomi”.

Seminar tersebut diikuti berbagai kalangan mulai dari pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya investasi syariah sebagai instrumen pengelolaan keuangan yang aman dan sesuai prinsip syariah.

Plt Sekda Hizbulwatan mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Menurutnya, masyarakat harus mampu memanfaatkan peluang investasi secara cerdas dan bertanggung jawab.

“Kita menyadari bahwa perkembangan ekonomi saat ini menuntut masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan mencari peluang yang produktif,” kata Hizbulwatan.

Ia menjelaskan bahwa investasi memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar memperoleh keuntungan. Investasi juga dapat menjadi pendorong lahirnya usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Hizbulwatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah. Dukungan dari investor dan dunia usaha dinilai sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.

“Dalam konteks pembangunan daerah, investasi memiliki peran yang sangat strategis dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengembangkan sektor usaha, serta memperkuat daya saing daerah,” ujarnya.

Menurut Hizbulwatan, Nagan Raya memiliki potensi besar di berbagai sektor ekonomi yang perlu terus dikembangkan. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, energi, dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Potensi tersebut harus terus kita dorong agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Founder Bosku Saham, Tarmizi Idris, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin memahami berbagai pilihan investasi syariah yang tersedia di pasar modal Indonesia.

“Semoga masyarakat semakin memahami bahwa investasi yang dilakukan secara bijak dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun kemandirian ekonomi,” kata Tarmizi.

Selain seminar dan diskusi interaktif, peserta juga mendapatkan materi dari OJK, BEI Aceh, dan KISI Sekuritas Aceh. Materi yang disampaikan mencakup edukasi pasar modal, perlindungan konsumen jasa keuangan, serta peluang investasi syariah.

Pada kesempatan itu, Deputi Kepala Wilayah KP BEI Aceh, Aulia Firdaus, mengungkapkan rencana pembentukan Galeri Investasi di Kabupaten Nagan Raya. Program tersebut telah mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan ditargetkan terealisasi pada tahun 2026.

“Wacana ini telah mendapatkan dukungan dari Bapak Bupati. Insyaallah, kami menargetkan Galeri Investasi tersebut dapat hadir pada tahun 2026,” ungkap Aulia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....