BPBA dan BNPB Bahas Kebutuhan Teknis Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana
- 24 Jun 2026 14:27 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menerima kunjungan Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana (PERB) BNPB, Senin 23 Juni 2026. Pertemuan ini dalam rangka diskusi kebutuhan pendampingan teknis pemetaan dan evaluasi risiko bencana di wilayah Aceh. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat BPBA, Banda Aceh.
Kepala Pelaksana BPBA yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA, Bobby Syahputra, SE., M.Si., bersama Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Abd. Aziz, SH., M.Si., menerima kunjungan tim Direktorat PERB BNPB yang dipimpin oleh Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari agenda pendampingan teknis pemetaan dan evaluasi risiko bencana yang dilakukan BNPB kepada pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Bencana.
Dalam pertemuan tersebut, BPBA dan BNPB berdiskusi mengenai kebutuhan pendampingan teknis yang diperlukan untuk penguatan pemetaan dan evaluasi risiko bencana di wilayah Aceh.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan unsur teknis dari BPBA dan Direktorat PERB BNPB. Berbagai masukan dan kebutuhan daerah terkait pemetaan risiko bencana menjadi bahan pembahasan guna mendukung upaya pengurangan risiko bencana yang lebih terencana dan berbasis data.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPBA dan BNPB dalam meningkatkan kualitas pemetaan dan evaluasi risiko bencana di Aceh sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang lebih tangguh terhadap bencana.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA, Bobby Syahputra, SE., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi antara BPBA dan BNPB sangat penting dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana di Aceh.
"Pemetaan dan evaluasi risiko bencana merupakan fondasi penting dalam perencanaan penanggulangan bencana. Melalui pendampingan teknis dari BNPB, kami berharap kapasitas daerah dalam penyusunan dan pemanfaatan data risiko bencana dapat semakin meningkat sehingga mendukung pengambilan kebijakan yang tepat dan efektif," ujar Bobby.
Menurutnya, hasil pemetaan risiko yang komprehensif akan membantu pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program mitigasi, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap berbagai ancaman bencana.
Melalui sinergi antara BPBA dan BNPB, diharapkan tersusun langkah-langkah strategis yang dapat memperkuat sistem penanggulangan bencana di Aceh. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Aceh yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....