Pemerintah Aceh Barat Pacu Pembangunan Drainase untuk Kurangi Banjir Kota

  • 23 Jun 2026 17:06 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mempercepat pembangunan dan rehabilitasi drainase sebagai upaya mengurangi genangan banjir di kawasan perkotaan. Selain pembangunan drainase skala besar yang dilakukan Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) juga memfokuskan penanganan drainase lingkungan di kawasan permukiman.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Aceh Barat, Ferdi, mengatakan penanganan drainase yang menjadi kewenangan Perkim lebih diarahkan untuk menunjang fungsi hunian dan kawasan permukiman masyarakat.

"Drainase lingkungan yang baik tidak hanya berfungsi mengalirkan air, tetapi juga menjaga kawasan permukiman tetap bersih dan mengurangi potensi genangan," ujarnya dalam program dialog interaktif RRI Meulaboh, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, pada tahun 2026 Perkim merencanakan pembangunan dan perbaikan drainase di sejumlah titik, terutama di kawasan Dusun Manggis dan lingkungan sekitar pasar yang dinilai memiliki tingkat kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Perkim mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta untuk penanganan drainase di kawasan tersebut. Program ini juga akan terintegrasi dengan pembangunan drainase utama yang sebelumnya telah dikerjakan oleh Dinas PUPR.

Ferdi menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tengah memprioritaskan penanganan drainase perkotaan guna menekan durasi genangan banjir agar tidak melebihi dua jam setelah hujan turun.

"Pemerintah sedang fokus menata drainase kota karena isu banjir perkotaan menjadi perhatian utama. Targetnya genangan tidak bertahan lebih dari dua jam," katanya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menggencarkan kegiatan gotong royong dan pembersihan saluran bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga fungsi drainase tetap optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....