Hujan Intensitas Tinggi di Aceh Barat, Kalak BPBD Imbau Waspadai Potensi Banjir

  • 16 Jun 2026 20:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat dalam beberapa hari terakhir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir di sejumlah wilayah rawan. Pada Minggu hingga Selasa, 14-16 Juni 2026, banjir dilaporkan sempat terjadi di Kecamatan Pante Ceureumen dan Woyla Barat

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi daerah aliran sungai menyusul adanya peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Ronald, berdasarkan informasi BMKG, potensi hujan lebat masih berpeluang terjadi terutama di wilayah pegunungan dan daerah hulu sungai. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu terjadinya banjir bandang maupun luapan sungai di sejumlah kawasan rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan informasi BMKG, dalam beberapa hari ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat menyebabkan banjir, terutama di wilayah pegunungan dan daerah aliran sungai," katanya, Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menyebutkan wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Kecamatan Pante Ceureumen, Panton Reu, dan Sungai Mas. Ketiga wilayah tersebut kerap terdampak luapan sungai saat curah hujan tinggi terjadi di kawasan hulu.

BPBD mengingatkan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar segera mengungsi atau berpindah ke lokasi yang lebih aman apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari risiko korban jiwa akibat banjir maupun banjir bandang.

"Kami berharap masyarakat yang berada di daerah rawan banjir selalu memantau kondisi cuaca dan perkembangan debit air sungai. Jika terdapat indikasi kenaikan air secara cepat, segera tinggalkan lokasi pemukiman yang berada di pinggir sungai dan mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.

BPBD Aceh Barat juga terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan, pemerintah gampong, serta instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi selama musim hujan berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....