BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir Landa Barat Selatan Aceh
- 16 Jun 2026 20:34 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca di wilayah Barat dan Selatan Aceh pada Selasa, 16 Juni 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Peringatan dini tersebut berlaku untuk sejumlah daerah di pesisir Barat dan Selatan Aceh. Kondisi cuaca berpotensi terjadi sejak siang hingga malam hari dengan intensitas yang berbeda di setiap wilayah.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Angga Yudha T., S.Tr.Met., dalam keterangan tertulis menyampaikan, “Angin ketinggian permukaan sampai 3000 feet umumnya bertiup dari Barat Daya dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.” Ia juga menyebutkan bahwa tinggi gelombang di perairan Barat dan Selatan Aceh diperkirakan mencapai 0,75 hingga 1,75 meter.
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan lokal diprediksi mulai muncul pada siang hari di wilayah Calang. Potensi hujan kemudian meluas ke sejumlah daerah lain pada malam hari.
Blangpidie, Tapak Tuan, dan Singkil menjadi wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan karena diprakirakan mengalami hujan disertai petir. Kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan aktivitas masyarakat apabila tidak diantisipasi.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi hujan petir. Warga juga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang berpotensi roboh akibat angin kencang.
Pengguna jalan diharapkan meningkatkan kehati-hatian karena hujan dapat menyebabkan jarak pandang berkurang dan permukaan jalan menjadi licin. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan kondisi gelombang yang diperkirakan mencapai 1,75 meter. Meskipun masih berada pada kategori sedang, gelombang tersebut perlu diwaspadai terutama oleh kapal-kapal berukuran kecil.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Koordinasi dan penyebarluasan informasi peringatan dini menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi.
BMKG menegaskan bahwa kondisi atmosfer bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah Barat dan Selatan Aceh diimbau untuk selalu mengikuti informasi cuaca resmi guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....