Karhutla Aceh Barat Mulai Terkendali, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan

  • 04 Jun 2026 22:30 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Karhutla Melanda Aceh Barat sejak 30 Mei hingga 4 Juni 2026 sudah terkendali
  • BNPB Membantu Melakukan Pemadaman via udara dengan modifikasi cuaca
  • Tim Pemadam Karhutla Masih Siaga dan Melakukan Pendinginan

RRI.CO.ID, Meulaboh – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, mulai menunjukkan perkembangan positif. Penjalaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak lagi meluas ke area lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan hingga saat ini tim gabungan masih terus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

"Untuk saat ini kondisi karhutla di kawasan Bubon sudah cukup terkendali. Penjalaran api telah berhasil tersekat, namun di lokasi bekas kebakaran masih terlihat asap dan api pada beberapa titik. Kondisi ini lebih disebabkan oleh kedalaman lapisan gambut yang masih menyimpan bara," kata Ronald, Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, personel gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman lanjutan dan pendinginan pada area terdampak.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca di lokasi kejadian saat ini cukup mendukung upaya penanganan. Langit terlihat berawan hingga mendung dengan kecepatan angin yang relatif rendah, sehingga risiko penyebaran api dapat diminimalkan.

Di sisi lain, rencana pelaksanaan operasi water bombing masih terus diproses. Namun, faktor cuaca menjadi kendala utama dalam pelaksanaan operasi udara tersebut.

"Cuaca di sekitar Bandara Sultan Iskandar Muda dan sepanjang jalur penerbangan menuju Aceh Barat masih kurang bersahabat dan memiliki tingkat risiko yang tinggi untuk dilalui helikopter water bombing," ujarnya.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyiapkan pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Berdasarkan hasil koordinasi BPBD Aceh Barat dengan petugas OMC BNPB pada Kamis siang, tim masih membahas pola operasi penanganan karhutla melalui jalur udara.

"Hasil koordinasi terkait pola operasi OMC nantinya akan disampaikan kembali setelah ada keputusan lebih lanjut," kata Ronald.

BPBD Aceh Barat menegaskan akan terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia hingga penanganan karhutla selesai sepenuhnya. Pemadaman dan pendinginan akan dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Kami akan tetap melaksanakan penanganan karhutla sampai tuntas. Seluruh upaya pemadaman akan kami tempuh untuk memastikan efisiensi dan efektivitas kerja. Operasi ini baru akan kami akhiri setelah wilayah terdampak tertangani 100 persen," tegas Teuku Ronald Nehdiansyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....