Harga Sawit Terus Menurun, Petani Keluhkan Pendapatan Berkurang
- 03 Jun 2026 09:34 WIB
- Meulaboh
RRI. CO. ID Meulaboh – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di desa seumayam, kecamatan Darul Makmur, kabupaten Nagan Raya, terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat para petani sawit mengeluhkan berkurangnya pendapatan yang mereka peroleh dari hasil panen.
Salah seorang petani sawit, Selfia, mengatakan harga jual sawit saat ini jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Penurunan harga tersebut berdampak langsung terhadap penghasilan petani, sementara biaya perawatan kebun tetap harus dikeluarkan.
“harga sawit sekarang di gudang 2.025 perkilo, beda gudang beda harga. Kalau untuk perbedaan harga sama sebelum nya cukup beda ya sebelum nya harga sawit di 2.560 perkilonya" Ujarnya pada Selasa, 2 Juni 2026.
Ia juga menambahkan penurunan harga sawit membuat para petani kesulitan dalam mengatur rencana keuangan karena kondisi yang belum stabil.
Selain harga jual yang menurun, petani juga menghadapi berbagai tantangan lain, seperti kenaikan harga pupuk dan biaya tenaga kerja. Kondisi tersebut semakin menambah beban para petani yang menggantungkan perekonomian keluarga dari sektor perkebunan sawit.
Meski demikian, para petani berharap harga sawit dapat kembali stabil dalam waktu dekat. Mereka juga berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu menjaga kesejahteraan petani serta mendukung keberlangsungan sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.
Dengan terus menurunnya harga sawit, para petani berharap situasi pasar segera membaik sehingga pendapatan mereka dapat kembali meningkat dan aktivitas perkebunan tetap berjalan secara optimal. (Penulis/Rofah/UTU).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....